Podcast kali ini saya mengunjungi seorang sahabat dari kalangan muda (saya agak senior - hehe), mas Dudy Syabani Takdir. Mantan wartawan majalah berita mingguan dan sebuah televisi di Jawa yang kemudian beralih ke profesi PR consultant di sebuah lembaga kemanusiaan. Meski begitu ia masih peduli dengan perkembangan sastra di negeri ini. Yuk, simak apa yang ia maksud 'darurat sastra'? Apa huhungannya dengan hoax yang belakangan sering laku di tengah masyarakat?