FluentFiction - Indonesian

Balancing Secrets and Respect at Candi Borobudur


Listen Later

Fluent Fiction - Indonesian: Balancing Secrets and Respect at Candi Borobudur
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-17-08-38-20-id

Story Transcript:

Id: Kabut pagi menyelimuti Candi Borobudur yang megah.
En: The morning mist enveloped Candi Borobudur, the majestic temple.

Id: Seperti sebuah harta karun tersembunyi, candi ini berdiri anggun di tengah rerimbunan hutan tropis yang hijau.
En: Like a hidden treasure, this temple stood gracefully amidst the lush green tropical forest.

Id: Suara hujan rintik-rintik menghiasi suasana, menambah kesan misteri.
En: The sound of drizzle accented the atmosphere, adding a sense of mystery.

Id: Di tempat ini, Rizwan, seorang arkeolog muda, berdiri dengan penuh semangat.
En: In this place, Rizwan, a young archaeologist, stood with enthusiasm.

Id: Pandangannya tertuju pada dinding candi yang berornamen indah.
En: His gaze was fixed on the temple's beautifully ornate walls.

Id: Ia yakin kalau ada rahasia besar tersembunyi di dalamnya, rahasia yang bisa menjadi penemuan besar dalam dunia arkeologi.
En: He was convinced that a great secret lay hidden within, a secret that could become a significant discovery in the world of archaeology.

Id: Di sisi lain, ada Amara, seorang sejarawan yang berdedikasi.
En: On the other side, there was Amara, a dedicated historian.

Id: "Rizwan, kita harus berhenti.
En: "Rizwan, we have to stop.

Id: Kita tidak boleh mengganggu keseimbangan sejarah di sini.
En: We must not disturb the historical balance here.

Id: Candi ini memiliki nilai budaya yang harus kita hormati," katanya dengan nada tegas.
En: This temple holds cultural value that we must respect," she said firmly.

Id: "Amara, tetapi kita bisa belajar banyak dari tempat ini.
En: "Amara, but we can learn so much from this place.

Id: Menemukan rahasia candi akan memberi kita pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah," jawab Rizwan, tidak kalah bersemangat.
En: Uncovering the temple's secrets will give us a deeper understanding of history," replied Rizwan with equal enthusiasm.

Id: Perselisihan antara Rizwan dan Amara semakin memuncak.
En: The dispute between Rizwan and Amara escalated.

Id: Saat Rizwan menemukan petunjuk tentang sebuah ruangan tersembunyi, dilema semakin jelas.
En: When Rizwan discovered clues about a hidden room, the dilemma became more apparent.

Id: Untuk masuk ke dalam ruangan itu, Rizwan harus memodifikasi beberapa struktur candi.
En: To enter the room, Rizwan would have to modify some of the temple's structures.

Id: Ini berarti melakukan perubahan yang mungkin tidak bisa diperbaiki.
En: This meant making changes that might not be reversible.

Id: "Hentikan, Rizwan.
En: "Stop, Rizwan.

Id: Jika kamu melangkah lebih jauh, kamu bisa merusak sesuatu yang tak ternilai," desak Amara.
En: If you go any further, you might destroy something invaluable," urged Amara.

Id: Rizwan terdiam.
En: Rizwan fell silent.

Id: Ia memandang Amara, kemudian menatap candi dengan hormat yang baru ditemukan.
En: He looked at Amara, then at the temple with newfound respect.

Id: Ia merasakan beban pilihan di hatinya.
En: He felt the weight of choice in his heart.

Id: Tekadnya untuk membuat penemuan besar mulai mengendur.
En: His determination to make a grand discovery began to waver.

Id: Tiba-tiba, ia menyadari bahwa ada cara lain.
En: Suddenly, he realized there was another way.

Id: Setelah perdebatan yang panjang dan penuh emosi, Rizwan membuat keputusan.
En: After a long and emotional debate, Rizwan made a decision.

Id: "Baiklah, Amara.
En: "Alright, Amara.

Id: Kita akan mendokumentasikan temuan kita tanpa merusak candi.
En: We'll document our findings without damaging the temple.

Id: Aku ingin menjaga tempat ini sebagaimana adanya," ujarnya akhirnya.
En: I want to preserve this place as it is," he finally said.

Id: Dengan keputusan itu, Rizwan dan Amara bekerja sama.
En: With that decision, Rizwan and Amara worked together.

Id: Mereka menggunakan teknik non-invasif untuk mempelajari lebih lanjut tentang candi.
En: They used non-invasive techniques to learn more about the temple.

Id: Rizwan belajar menghargai pentingnya menjaga keutuhan sejarah, sementara Amara merasa lega bahwa candi tetap dilestarikan.
En: Rizwan learned to appreciate the importance of preserving historical integrity, while Amara felt relieved that the temple remained preserved.

Id: Kini, Rizwan melihat Borobudur bukan hanya sebagai objek studi arkeologi tapi juga sebagai simbol penting dari sejarah dan budaya yang harus selalu dihormati dan dijaga.
En: Now, Rizwan saw Borobudur not just as an archaeological study object but also as an important symbol of history and culture that must always be respected and preserved.

Id: Hujan terus turun dengan lembut, seolah-olah turut menyetujui kedamaian yang baru saja tercipta.
En: The rain continued to fall gently, as if in agreement with the newly formed peace.

Id: Di bawah naungan candi megah ini, dua jiwa telah menemukan harmoni antara ilmu pengetahuan dan tradisi.
En: Under the shadow of this majestic temple, two souls found harmony between science and tradition.


Vocabulary Words:
  • enveloped: menyelimuti
  • majestic: megah
  • treasure: harta karun
  • lush: rerimbunan
  • drizzle: rintik-rintik
  • ornate: berornamen
  • convinced: yakin
  • significant: penemuan besar
  • dedicated: berdedikasi
  • historian: sejarawan
  • disturb: mengganggu
  • balance: keseimbangan
  • cultural: nilai budaya
  • enthusiasm: semangat
  • dispute: perselisihan
  • escalated: semakin memuncak
  • dilemma: dilema
  • irreversible: tidak bisa diperbaiki
  • invaluable: tak ternilai
  • respect: hormat
  • determination: tekadnya
  • debate: perdebatan
  • document: mendokumentasikan
  • non-invasive: teknik non-invasif
  • appreciate: menghargai
  • integrity: keutuhan
  • relieved: lega
  • preserved: dilestarikan
  • symbol: simbol
  • harmony: harmoni
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

FluentFiction - IndonesianBy FluentFiction.org