#SobatRupiah, Memasuki awal tahun yang baru, harapan akan perekonomian Indonesia yang lebih kuat dan bermakna menjadi semakin penting di tengah ketidakpastian global. Bank Indonesia juga terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial,sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Berikut merupakan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia Januari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50% menjadi bagian dari bauran kebijakan untuk memperkuat daya tahan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi yang lebih produktif.
Adapun hal lain yang dibahas seperti prospek ekonomi global dan nasional 2025–2026, stabilisasi nilai tukar Rupiah, inflasi yang tetap terkendali, penguatan likuiditas, pertumbuhan kredit perbankan, serta akselerasi digitalisasi sistem pembayaran, termasuk pengembangan QRIS Antarnegara.
🎙️ Yuk dengarkan selengkapnya, dan awali tahun ini dengan #BeriMakna memahami arah kebijakan ekonomi Indonesia agar makin mantap dalam menjalankan aktivitas perekonomian ke depan.
#diSetiapMaknalndonesia