Setelah kemarin ngobrol bab Finacial Talk (especially sebelum menikah), kali ini saya mau cerita tentang persiapan pernikahan saya. Gak, kalau soal detail vendor dan sebagainya, silahkan mampir ke blog saya. Lengkap sudah saya tulis. Tapi kali ini saya bercerita tentang sebenernya yang saya rasakan; pemikiran awal tentang pernikahan, yang dipersiapkan setelah keputusan menikah itu bulat, dan tentang saat hari H plus setelahnya.
Again, saya gak pengen saya dicap sebagai orang yang dengan mudahnya menganjurkan pernikahan di umur 20an, bukan ya. Ataupun orang yang berpandangan kalau menikah menyelesaikan separuh masalah. NAH! Mohon cerita saya dilihat dari sisi lain saja. If it really bothers you, then just listen :D