Benar dan Dusta
Kesalahan bisa terjadi kepada siapapun, namun sebuah kesalahan bisa termaafkan ketika kita memohon ampun. Berbeda dengan dusta, karena sejatinya saat mendustakan, seseorang mengetahui bahwa ada kebenaran yang diingkari.
وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكٰذِبِيْنَ
Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.
( QS 29 : 3 )