FluentFiction - Indonesian

Beneath the Rain: A Heartfelt Quest for the Perfect Batik


Listen Later

Fluent Fiction - Indonesian: Beneath the Rain: A Heartfelt Quest for the Perfect Batik
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-22-23-34-02-id

Story Transcript:

Id: Pasar Ubud berdenyut hidup di tengah musim hujan.
En: The Pasar Ubud throbbed with life in the middle of the rainy season.

Id: Hujan turun dengan deras, membasahi atap-atap seng dan tanah berpasir pasar tradisional yang ramai itu.
En: Heavy rain poured down, wetting the zinc roofs and the sandy ground of the busy traditional market.

Id: Bau tanah basah berpadu dengan wangi dupa yang dibakar di sudut-sudut pasar.
En: The smell of wet earth mingled with the fragrance of incense burned at the corners of the market.

Id: Warna-warni kain, rempah-rempah, dan suara para pedagang menawarkan barang mereka menciptakan suasana yang penuh semangat.
En: The colorful fabrics, spices, and voices of vendors offering their goods created an atmosphere full of spirit.

Id: Di tengah hiruk-pikuk itu, Dewi dan Budi berjalan hati-hati melewati genangan air.
En: Amidst the hustle and bustle, Dewi and Budi walked carefully through the puddles.

Id: Dewi, ibu yang berdedikasi pada tradisi, mengajak adiknya, Budi, untuk mencari kain batik yang sempurna.
En: Dewi, a mother dedicated to tradition, invited her brother, Budi, to look for the perfect batik cloth.

Id: "Kita perlu kain yang istimewa untuk upacara nanti," kata Dewi dengan penuh tekad.
En: "We need a special cloth for the upcoming ceremony," Dewi said with determination.

Id: "Kak Dewi, awas genangan," Budi memperingatkan sambil menunjuk ke depan.
En: "Kak Dewi, watch the puddle," Budi warned, pointing ahead.

Id: Dewi mengangguk sambil terus melangkah, pikirannya dipenuhi gambaran kain batik yang menawan dalam upacara dewasa putrinya.
En: Dewi nodded as she continued walking, her mind filled with visions of the enchanting batik cloth in her daughter’s coming-of-age ceremony.

Id: Mereka berhenti di depan sebuah kios yang dipenuhi kain batik berbagai motif.
En: They stopped in front of a kiosk filled with batik cloth of various motifs.

Id: Ini kios milik Rina, penjual yang sudah dikenal di pasar itu.
En: This was the kiosk of Rina, a well-known vendor in the market.

Id: Rina menyapa mereka dengan senyuman hangat, senyum seseorang yang mengerti kebutuhan pelanggannya namun harus memikirkan masa depan anaknya.
En: Rina greeted them with a warm smile, the smile of someone who understood her customers' needs but had to think about her child's future.

Id: "Mencari yang seperti apa, Bu Dewi?
En: "What kind are you looking for, Mrs.

Id: " tanya Rina dengan ramah.
En: Dewi?"

Id: "Kain batik yang khas, yang bisa membawa keberuntungan dan kehormatan dalam acara nanti," jawab Dewi.
En: Rina asked warmly.

Id: Matanya berkelana menatap berbagai pilihan corak dan warna.
En: "A unique batik cloth that can bring luck and honor to the event," replied Dewi.

Id: Namun, hujan semakin deras.
En: Her eyes wandered over the various patterns and colors available.

Id: Dewi ragu.
En: However, the rain grew heavier.

Id: Apakah harus bergegas saja memilih yang ada di depan mata, atau mencari lebih dalam meski kondisi cuaca tidak bersahabat?
En: Dewi hesitated.

Id: Tepat ketika kebingungan melanda, mata Dewi tertumbuk pada kain batik yang menonjol di sudut kios.
En: Should she quickly choose what was in front of her, or delve deeper despite the unfriendly weather?

Id: Warnanya biru tua dengan aksen emas, motif parang yang anggun dan memikat.
En: Just when confusion set in, Dewi's eyes caught sight of a standout batik cloth in a corner of the kiosk.

Id: Hatinya langsung terpikat, namun label harga membuatnya terdiam.
En: Its deep blue color with gold accents, featuring an elegant and captivating parang motif, instantly captured her heart, but the price tag left her silent.

Id: Dilema ini memudar ketika Dewi memutuskan untuk melakukan sesuatu yang jarang ia lakukan—bernegosiasi.
En: This dilemma faded when Dewi decided to do something she rarely did—negotiate.

Id: "Bu Rina, kain ini sangat indah.
En: "Bu Rina, this cloth is very beautiful.

Id: Tapi harganya cukup tinggi," ujar Dewi dengan nada memohon.
En: But the price is quite high," Dewi said with a pleading tone.

Id: Rina mengerti.
En: Rina understood.

Id: Ia juga tahu tekanan orang tua dalam mengadakan acara penting.
En: She also knew the pressures parents face in organizing important events.

Id: Setelah beberapa saat berunding dan dengan hati yang terbuka, keduanya mencapai kesepakatan yang memuaskan.
En: After a moment of negotiating and with open hearts, they reached a satisfactory agreement.

Id: Harga yang lebih terjangkau bagi Dewi, sambil tetap memudahkan Rina mendekati tujuannya.
En: A more affordable price for Dewi, while still helping Rina get closer to her goals.

Id: Dengan senyum mengembang, Dewi dan Budi meninggalkan kios sambil memegang kain impian.
En: With broad smiles, Dewi and Budi left the kiosk holding their dream cloth.

Id: Seketika, hujan mulai reda, seolah alam pun ikut merayakan keberhasilan mereka.
En: Suddenly, the rain began to subside, as if nature was celebrating their success.

Id: Perjalanan di pasar yang basah itu mengajarkan Dewi suatu hal penting: Keberanian dan kepercayaan pada intuisi dapat membawa kebahagiaan yang mendalam.
En: The journey through the wet market taught Dewi an important lesson: Courage and trust in intuition can bring profound happiness.

Id: Langit di atas pasar Ubud kembali biru, menyimpan cerita baru tentang pencarian kain batik yang sempurna dan hubungan manusia yang sejujur kain berbalut adat.
En: The sky over Pasar Ubud returned to blue, preserving a new story about the search for the perfect batik cloth and human relationships as sincere as tradition-wrapped fabric.


Vocabulary Words:
  • throbbed: berdenyut
  • fragrance: wangi
  • incense: dupa
  • mingled: berpadu
  • fabric: kain
  • vendors: pedagang
  • puddle: genangan air
  • dedicated: berdedikasi
  • motifs: motif
  • greeted: menyapa
  • unique: khas
  • luck: keberuntungan
  • parang: parang
  • elegant: anggun
  • captivating: memikat
  • hesitated: ragu
  • dilemma: dilema
  • negotiate: bernegosiasi
  • pleading: memohon
  • pressures: tekanan
  • organizing: mengadakan
  • agreement: kesepakatan
  • affordable: terjangkau
  • intuition: intuisi
  • profound: mendalam
  • sincere: sejujur
  • wrapped: berbalut
  • celebrating: merayakan
  • success: keberhasilan
  • unfriendly: tidak bersahabat
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

FluentFiction - IndonesianBy FluentFiction.org