Esai "Kehidupan Sastra di dalam Pikiran" karya Seno Gumira Ajidarma menawarkan sebuah wacana tentang kebenaran di dalam sastra sebagai acuan alternatif bagi upaya penelusuran fakta. Terlebih, ketika jurnalisme memiliki sekat yang teramat tajam. Seperti apa esainya? Simak saja di sini.