Nurul Hakim seorang pengajar dan pendiri dari Kampung Agroedukasi Muria di Kudus. Awalnya bercocok tanam adalah hobi, namun seiring jalannya proses bercocok tanam, Ia mengembangkan visinya yaitu ingin ikut serta memajukan pertanian di Indonesia serta melestarikan alam. Petani pejuang negeri adalah slogan yang digaungkan olehnya, Ia percaya kekuatan petani tidak bisa diremehkan begitu saja, karena peranannya yang sangat besar kepada kekuatan pangan negara. Di tempatnya, Ia ingin membuka kesempatan belajar seluas-luasnya, membagikan benih gratis, dan juga melakukan eksperimen penggabungan tanaman-tanaman.