Di Episode kali ini Wulan Indriyani akan ngobrol-ngobrol dan membedah sebuah buku yang bercerita tentang perjalanan hidup seorang penyintas KDRT. Episode kali ini kita di temani oleh Ega Mpokgaga penulis dari Amigdala: Perjalanan Merepresi Memori
Mega Arnidya atau biasa dikenal sebagai Ega Mpokgaga berhasil merampungkan buku pertamanya yang berjudul Amigdala: Perjalanan Merepresi Memori. Mpokgaga mengamati selama tiga tahun fenomena absurd yang terjadi di media sosial. Ia melihat bagaimana glorifikasi dan pemujaan mental illness digaungkan secara berlebihan dan mulai mengkhawatirkan. Banyak pengguna yang dapat mengakses ke berbagai macam platform digital terutama media sosial "menampilkan etalase" self-diagnose yang mereka simpulkan hanya berdasarkan satu atau dua kali membaca hasil pencarian di Google, tanpa benar-benar memeriksakan diri lebih lanjut dan secara berkala ke profesional.
Kegelisahan inilah yang membuat Mpokgaga mulai berdiskusi panjang dengan beberapa main support system-nya. Ia juga bertukar pikiran dengan beberapa tokoh dari komunitas pekerja maupun dari komunitas-komunitas yang berkaitan dengan isu-isu perempuan.
Hal ini dilakukan untuk bertukar ide serta gagasan, langkah baik seperti apa yang ia -secara individu- bisa lakukan untuk setidaknya menceritakan pengalaman pribadinya dengan cara yang tidak menggurui sekaligus mengedukasi orang-orang yang memang sebetulnya membutuhkan bantuan terhadap kondisi mental mereka.
Amigdala ingin hadir sebagai seorang teman yang bercerita. Amigdala ingin bercerita ke khalayak luas bahwa kita sebagai manusia memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk bisa kembali bangkit dari keterpurukan
Dengarkan obrolan lebih lengkapnya Langsung di Channel Podcast Bingkai Suara di Spotify, Apple Podcast, atau kunjungi website kita di www.bingkaikarya.com
Supported by EJSC Malang dan Pernahdengar