
Sign up to save your podcasts
Or


Apa yang terjadi pada Woodstock 99 ( part 1 )
Sebuah Festival musik terbesar dengan sejarah dan latar belakang yang cukup lama, nama ini sudah di kenal oleh khalayak ramai dengan sejarah yang sudah mencapai 3 dekade. festivall musik perdana yang pernah di gelar pada tahun 1969, dimana ratusan ribu para pecinta musik serta para aktivitis sosial yang tergabung dalam sebuah event musik. dimana semua orang menikmati serta bersosialisasi dalam sebuah wadah yang tertib dan sukacita, semua orang dapat memberikan pernyataan dan berdiskusi satu dengan yang lain terkait peperangan, masa depan darah muda anak-anak Amerika serikat.
baru-baru ini juga sudah di rilis terkait dokumentasi secara menyeluruh dan lengkap terkait acara festival musik terbesar dalam sejarah manusia terakhir yang pernah di gelar pada tahun 1999. tidak seperti festival pendahulunya, dimana Woodstock 99 memiliki warna serta ambisi yang berbeda, dimana pada suguhan yang di tayangkan oleh MTV secara live dan di siarkan secara nasional ternyata menimbulkan gejolak baru dalam dunia permusikan dunia pada saat itu.
sebetulnya inisiasi pertama untuk menggelar Woodstock 99 adalah sebagai sebuah event untuk merayakan nama besar Woodstock yang ke 30 tahun, dengan tema Damai, Cinta, dan kebahagiaan. dimana di gelar pada sebuah tempat yang cukup unik dan berbeda dari pada event-event sebelumnya, Rome - New York di sebuah komplek fasilitas pertahanan negara, setelah acara resmi di tutup dan selesai, Woodstock mendapatkan sebuah julukan yang cukup unik dari para penonton serta pengamat industri musik.
“hari berkabung tahun 90-an”
mengapa? banyak sekali kericuhan yang terjadi hampir dari segala sisi dan perspektif, begitu banyak rasa ketidak-puasan akan event ini, begitu banyak kerugian serta hal hal lain yang berkontribusi kepada buruknya event ini.
tentu, menjadi sebuah misi yang sangat sulit untuk menilai Woodstock hanya dari 1 kacamata saja, dimana terdapat banyak sekali miskomunikasi antar 1 pihak dengan yang lain, dimana ketidak-cocokan di gabungkan dengan yang lain tentu akan menjadi lebih tidak cocok. namun bisa kita simpulkan bahwa berdasarkan dari para pengamat serta pengunjung yang turut menyatakan ketidak-setujuannya terhadap event ini.
langsung di pantau yows
By Ipung Chandra, RtiApa yang terjadi pada Woodstock 99 ( part 1 )
Sebuah Festival musik terbesar dengan sejarah dan latar belakang yang cukup lama, nama ini sudah di kenal oleh khalayak ramai dengan sejarah yang sudah mencapai 3 dekade. festivall musik perdana yang pernah di gelar pada tahun 1969, dimana ratusan ribu para pecinta musik serta para aktivitis sosial yang tergabung dalam sebuah event musik. dimana semua orang menikmati serta bersosialisasi dalam sebuah wadah yang tertib dan sukacita, semua orang dapat memberikan pernyataan dan berdiskusi satu dengan yang lain terkait peperangan, masa depan darah muda anak-anak Amerika serikat.
baru-baru ini juga sudah di rilis terkait dokumentasi secara menyeluruh dan lengkap terkait acara festival musik terbesar dalam sejarah manusia terakhir yang pernah di gelar pada tahun 1999. tidak seperti festival pendahulunya, dimana Woodstock 99 memiliki warna serta ambisi yang berbeda, dimana pada suguhan yang di tayangkan oleh MTV secara live dan di siarkan secara nasional ternyata menimbulkan gejolak baru dalam dunia permusikan dunia pada saat itu.
sebetulnya inisiasi pertama untuk menggelar Woodstock 99 adalah sebagai sebuah event untuk merayakan nama besar Woodstock yang ke 30 tahun, dengan tema Damai, Cinta, dan kebahagiaan. dimana di gelar pada sebuah tempat yang cukup unik dan berbeda dari pada event-event sebelumnya, Rome - New York di sebuah komplek fasilitas pertahanan negara, setelah acara resmi di tutup dan selesai, Woodstock mendapatkan sebuah julukan yang cukup unik dari para penonton serta pengamat industri musik.
“hari berkabung tahun 90-an”
mengapa? banyak sekali kericuhan yang terjadi hampir dari segala sisi dan perspektif, begitu banyak rasa ketidak-puasan akan event ini, begitu banyak kerugian serta hal hal lain yang berkontribusi kepada buruknya event ini.
tentu, menjadi sebuah misi yang sangat sulit untuk menilai Woodstock hanya dari 1 kacamata saja, dimana terdapat banyak sekali miskomunikasi antar 1 pihak dengan yang lain, dimana ketidak-cocokan di gabungkan dengan yang lain tentu akan menjadi lebih tidak cocok. namun bisa kita simpulkan bahwa berdasarkan dari para pengamat serta pengunjung yang turut menyatakan ketidak-setujuannya terhadap event ini.
langsung di pantau yows