Blitz Musik

Blitz Musik - 2022-08-23


Listen Later

Woodstock 99 ( part 2 ) 

“hari berkabung tahun 90-an”

mengapa? banyak sekali kericuhan yang terjadi hampir dari segala sisi dan perspektif, begitu banyak rasa ketidak-puasan akan event ini, begitu banyak kerugian serta hal hal lain yang berkontribusi kepada buruknya event ini.

tentu, menjadi sebuah misi yang sangat sulit untuk menilai Woodstock hanya dari 1 kacamata saja, dimana terdapat banyak sekali miskomunikasi antar 1 pihak dengan yang lain, dimana ketidak-cocokan di gabungkan dengan yang lain tentu akan menjadi lebih tidak cocok. namun bisa kita simpulkan bahwa berdasarkan dari para pengamat serta pengunjung yang turut menyatakan ketidak-setujuannya terhadap event ini.


di lansir dari Rollingstone.com yang menjabarkan bahwa pihak penyelenggara mencoba mencari berbagai cara untuk mencari keuntungan sebanyak-banyaknya sekaligus mengindahkan keamanan serta kenyamanan para pengunjung. ketika orientasi yang awalnya berhubungan dengan damai, cinta, dan kebahagiaan itu semua sirna di gantikan oleh keuntungan material, nilai materi jauh lebih penting ketimbang misi awal dari Woodstock?

 

misal : para pengunjung yang merasa di peras dan dibohongi ketika harga jual sebotol minum air Aqua yang di luar dari akhlak sehat, design lokasi festival yang sangat tidak ideal bagi pengunjung ( digelar langsung di atas jalan Aspal tanpa tempat berteduh ), line up pengisi acara yang sangat tidak konsisten, pelecehan seksual, pihak keamanan yang tidak kredibel, DLL

sebetulnya ada apa dengan Woodstock 99, mari kita bahas secara menyeluruh terkait apa yang salah dengan kegiatan ini. sebelum itu mari kita telaah dulu venue dari festival ini, di gelar di Rome - New York, Amerika Serikat. Griffiss Air Force Base, dimana tempat ini pernah menjadi sebuah pusat komando angkatan udara AS yang berlokasi 25 KM dari Utica, berhenti beroperasi pada tahun 1955. hingga pada saat itu lokasi ini menjadi sebuah tempat serba guna untuk kebutuhan warga serta kebutuhan non-perang, sekaligus di ubah menjadi pusat pengembangan bisnis dan teknologi.

acara yang di gelar selama 3 hari berturut-turut ( total 4 hari ditambah dengan publikasi dan jumpa pers ), dengan jumlah pengunjung estimasi diatas dari 400.000 selama event berlangsung. di liput langsung oleh pers, radio, media serta tayangan langsung di televisi nasional yang di prakarsai oleh MTV dengan sistem Pay-per-View bagi penonton yang ingin menonton via layar kaca televisi.

Pantau terus yows. 

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Blitz MusikBy Ipung Chandra, Rti