Blitz Musik

Blitz Musik - 2022-11-29


Listen Later

Emo di benci dan di hujat ? Part 1 

 

Celana ketat berwarna hitam, rambut panjang dan lurus menyamping menutupi wajah, anting di bibir sebagai pemanis dan tidak lupa eye-liner berwarna hitam di bawah dari kelopak mata adalah sebagian kecil dari gaya berpakaian atau bisa di bilang mayoritas para Emo’ers dunia akan keluar dari rumah dengan mode fashion yang mirip dengan penjabaran di atas.

Emo itu fashion? atau genre musik sih? tidak sedikit orang yang mengidentifikasikan Band, musisi dan pecinta musik EMO melalui kultur yang mereka sukai pada jaman itu, dimana sempat booming dan mendunia selama hanya beberapa tahun saja. namun hanya dalam waktu yang relatif singkat, gegara 1 dan lain hal nampaknya genre ini jarang sekali kita jumpai. lirik lagu yang sangat sarat dengan kisah percintaan, tekanan dan stress terhadap kehidupan seseorang, frustasi di masa remaja, benci akan diri sendiri dan kehidupan, menangis sendirian, busana serba hitam, dengan lagu yang beratmosfer gelap dan minor, distorsi yang lebih vokal, beat dan ketukan drum yang cepat, bahkan 11-12 dengan punk dan hardcore.

ada apa sih dengan EMO?

ciri-ciri di atas mungkin dapat memberikan sedikit gambaran terkait subkultur alternatif yang di gandrungi anak-anak muda pada masa itu, jangan sampai salah kaprah. ciri-ciri di atas ada beberapa kemiripan dengan Gothic, Sceneage, dan Chimos ( Chav Emos ). sebetulanya nama EMO ini diambil dari potongan kata Emotional yang artinya yah betul emosional, gelap, sedih dan penuh dengan emosi yang berbeda, benci akan diri sendiri, komen dan umpatan ketidak-puasan terhadap sesuatu konstan jadi potongan gaya hidup bagi seorang emo’ers sejati.

ada sebuah misteri dari para emo’ers yang nampaknya belum terpecahkan hingga hari ini, yaitu adalah apakah betul kaum Emo suka menyiksa tubuh mereka sendiri ( self destructive behaviour ), dimana mereka lebih sering tampil di ruang publik dengan sarung tangan yang unik untuk menutupi tangan mereka gegara luka dan sayatan pada sepasang tangan mereka, demi menutupi luka ini, maka sarung tangan adalah sesuatu yang krusial dalam fashion Emo. terlepas dari tampilan fisik, menjadi seorang emo bisa di gambarkan sebagai sebuah romantisasi sebuah perasaan depresi dan kemarahan dalam hidup, jadi untuk menjadi seorang emo, sejatinya harus memiliki beberapa karakter di atas.

kembali ke tahun 1980-an, pada masa itu musik dunia mengalami perubahan yang luar biasa cepat lagi pesat. genre-genre yang di gandrungi oleh dunia mengalami masa transisi secara besar-besaran, dapat terlihat dalam genre musik yang semakin banyak dan pesat, di tambah dengan perjalanan antar negara yang dapat di tempuh dengan pesawat komersil membuat semua genre di dunia serasa mampu untuk berkolaborasi bersama tanpa di batasi oleh ruang dan tempat. masa transisi selama tahun 80-an inilah yang cukup di sepakati adalah sebagai sebuah momen yang indah dalam mencari genre musik idaman.

berawal dari Hardcore Punk di jaman 80-an yang konstan di isi oleh gambaran kekerasan dan vandalisme, mosh pit selama konser, dan adu jotos di ruang publik antar penonton, dan tidak lupa para fans setia punk dengan komunitas SKINHEAD. ada sebuah gerakan yang di bawa ke tanah Amerika serikat pada tahun 1985, tepatnya di kota Washington DC, pada musim panas lahirlah sebuah gerakan di kalangan komunitas Hardcode Punk AS dengan nama Revolution Summer, dengan gaya bermusik dan visi yang dirasa cukup mirip dengan trend negara Eropa pada masa itu, Emotional Hardcode menjadi cikal bakal trend Emo di jaman 2000-an.

Dengan gaya bermusik yang jauh lebih bersahabat, tanpa vandalisme, mosh-pit ( aksi adu badan di dalam sebuah pertunjukkan konser hardcore ), sekaligus membawakan lagu-lagu yang sarat akan lirik yang berbau politik, ketidak-puasan terhadap sistem pemerintahan yang otoriter, DLL.

lalu muncullah berbagai band dengan warna yang mirip, gelombang pertama kita sebutnya, dan membawakan lirik-lirik yang berhubungan dengan pencarian jati diri, mood sentimental, sebuah hubungan terhadap pasangan hidup, DLL. siapakah band ini ? namanya adalah Rites of Spring, bisa di bilang dunia sepakat apabila band ini adalah band pionir dalam sejarah genre EMO, bahkan Bapak dari EMO. saking terkenal dan banyak penggemarnya, di lansir dari laman Jimmy the Giant yang menyebutkan apabila pada tahun 1986 Rites of Spring sempat masuk menjadi artikel utama dalam majalah subkultur terkenal di tanah AS yaitu Trasher, sekaligus memperkenalkan band ini sebagai EMO CORE.

 

pantau terus yows. 

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Blitz MusikBy Ipung Chandra, Rti