
Sign up to save your podcasts
Or


AI menggantikan manusia? ( Part 1 )
Bakat dan talenta seorang penyanyi berasal dari keunikan suara dan kemampuan untuk menghasilkan suara merdu dari otot pita suara yang telah dilatih dalam kurun waktu yang cukup lama, bak seorang atlit yang melatih demi mencapai kesempurnaan bentuk tubuh atletis agar dapat menunjang performa pada saat melakukan sebuah gerakan olahraga. Apabila dibandingkan dengan komposisi dan lirik yang dihasilkan oleh AI, penyanyi manusia apakah akan tersingkirkan dan tergantikan oleh kecerdasan buatan? Perlukah manusia bergegas untuk menegakkan sebuah hukum dan regulasi terkait hal ini, apakah akan ditegakkan dalam kurun waktu dekat ini?
Rick Beato adalah seorang produser musik, edukator, multi-instrumentalis dan sekaligus seorang vlogger Youtube ternama asal Amerika Serikat, dirinya memperkirakan bahwa dalam waktu dekat ini banyak para perusahaan rekaman yang memfokuskan visi dan misi mereka dalam mencari keuntungan yang besar akan cenderung mencoba untuk mengedepankan penyanyi AI menjadi lebih populer. Atau melakukan sebuah tawar menawar antara manusia dan AI demi orientasi komersil dan mencoba untuk menyingkirkan satu dengan yang lain. “ perusahaan musik ini akan mencoba mengambil keuntungan dari artis palsu misal : Drake AI atau Beatles AI dengan alasan bahwa pendengar dan pasar tidak peduli dengan siapa yang menyanyi di dalam studio, sama seperti halnya ketika pasar dan audiens tidak peduli apakah musik yang dimainkan betul dihasilkan dari hasil permainan seorang musisi dengan menggunakan instrumen musik yang asli dan dikeluarkan via sebuah pengeras suara.
Pada tanggal 15 April 2023 sebuah sosok misterius dengan kain putih untuk menutup dirinya dan memperkenalkan dirinya kepada dunia dengan nama ( ghostwriter977 ) merilis sebuah single dengan paduan antara 2 lagu The Weeknd dan Drake dengan judul “ Heart On My Sleeve”, uniknya dua superstar ini belum pernah secara resmi merilis sebuah hasil karya kolaborasi antar Drake dan the Weeknd, sontak menjadi populer dan viral gegara lagu yang diciptakan ini merupakan sebuah hasil karya dengan menggunakan AI dalam merilis lagu ini, bahkan mendapati liriknya melibatkan mantan pacar Selena Gomez yaitu Justin Bieber.
Faktanya, “ Heart on My Sleeve” diluncurkan pada berbagai platform musik streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan Tidal pada tanggal 4 April. Tidak butuh waktu yang lama untuk menjadi viral dan dikenal netizen, pada tanggal 17 April dengan 600.000 jumlah stream, 275.000 views di Youtube dan 15 Juta tampilan via Tiktok, dengan estimasi telah mendapatkan keuntungan komersil dari berbagai platform setidaknya dapat mencapai 9400 USD dari hasil estimasi Billboard terkait rilisan ini.
Hingga saat ini, identitas ghostwriter977 masih menjadi sebuah rahasia, namun impak dari rilisan lagu siluman ini sangat besar bagi industri musik. Dikarenakan hal ini belum pernah terjadi dan telah memicu perhatian dunia musik baik dari perusahaan rekaman, media musik, penyanyi, dan penggemar musik di berbagai negara termasuk Eropa dan Amerika.
Hal ini tentu menimbulkan banyak pernyataan miring terkait perilisan lagu ini, dilansir dari The Verge yang menjabarkan telah melakukan investigasi lebih lanjut terkait penggunaan klip musik yang tidak sah, bahkan tim produksi dari dua lagu ini pun menyadari tidak adanya keterlibatan terkait perilisan lagu ini. Sembari berharap untuk penghapusan lagu “ Heart On My Sleeve “ akan dihapus dari platform karena telah menyalahi aturan serta alih-alih penggunaan suara Ai demi menyadur suara asli dari penyanyi asli.
Sebagai perusahaan rekaman yang memiliki legalitas dalam perilisan baik lagu dari Drake dan The Weeknd, Universal Music mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa mereka akan terus merangkul teknologi baru dan telah mencoba berbagai opsi Ai beberapa waktu dekat ini. Namun, menggunakan musik artis dari Universal untuk melatih AI Generatif adalah sebuah pelanggaran perjanjian yang sudah disepakati dan Undang-Undang hak cipta.
Bersambung di pekan depan, pantau terus yows..
By Ipung Chandra, RtiAI menggantikan manusia? ( Part 1 )
Bakat dan talenta seorang penyanyi berasal dari keunikan suara dan kemampuan untuk menghasilkan suara merdu dari otot pita suara yang telah dilatih dalam kurun waktu yang cukup lama, bak seorang atlit yang melatih demi mencapai kesempurnaan bentuk tubuh atletis agar dapat menunjang performa pada saat melakukan sebuah gerakan olahraga. Apabila dibandingkan dengan komposisi dan lirik yang dihasilkan oleh AI, penyanyi manusia apakah akan tersingkirkan dan tergantikan oleh kecerdasan buatan? Perlukah manusia bergegas untuk menegakkan sebuah hukum dan regulasi terkait hal ini, apakah akan ditegakkan dalam kurun waktu dekat ini?
Rick Beato adalah seorang produser musik, edukator, multi-instrumentalis dan sekaligus seorang vlogger Youtube ternama asal Amerika Serikat, dirinya memperkirakan bahwa dalam waktu dekat ini banyak para perusahaan rekaman yang memfokuskan visi dan misi mereka dalam mencari keuntungan yang besar akan cenderung mencoba untuk mengedepankan penyanyi AI menjadi lebih populer. Atau melakukan sebuah tawar menawar antara manusia dan AI demi orientasi komersil dan mencoba untuk menyingkirkan satu dengan yang lain. “ perusahaan musik ini akan mencoba mengambil keuntungan dari artis palsu misal : Drake AI atau Beatles AI dengan alasan bahwa pendengar dan pasar tidak peduli dengan siapa yang menyanyi di dalam studio, sama seperti halnya ketika pasar dan audiens tidak peduli apakah musik yang dimainkan betul dihasilkan dari hasil permainan seorang musisi dengan menggunakan instrumen musik yang asli dan dikeluarkan via sebuah pengeras suara.
Pada tanggal 15 April 2023 sebuah sosok misterius dengan kain putih untuk menutup dirinya dan memperkenalkan dirinya kepada dunia dengan nama ( ghostwriter977 ) merilis sebuah single dengan paduan antara 2 lagu The Weeknd dan Drake dengan judul “ Heart On My Sleeve”, uniknya dua superstar ini belum pernah secara resmi merilis sebuah hasil karya kolaborasi antar Drake dan the Weeknd, sontak menjadi populer dan viral gegara lagu yang diciptakan ini merupakan sebuah hasil karya dengan menggunakan AI dalam merilis lagu ini, bahkan mendapati liriknya melibatkan mantan pacar Selena Gomez yaitu Justin Bieber.
Faktanya, “ Heart on My Sleeve” diluncurkan pada berbagai platform musik streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan Tidal pada tanggal 4 April. Tidak butuh waktu yang lama untuk menjadi viral dan dikenal netizen, pada tanggal 17 April dengan 600.000 jumlah stream, 275.000 views di Youtube dan 15 Juta tampilan via Tiktok, dengan estimasi telah mendapatkan keuntungan komersil dari berbagai platform setidaknya dapat mencapai 9400 USD dari hasil estimasi Billboard terkait rilisan ini.
Hingga saat ini, identitas ghostwriter977 masih menjadi sebuah rahasia, namun impak dari rilisan lagu siluman ini sangat besar bagi industri musik. Dikarenakan hal ini belum pernah terjadi dan telah memicu perhatian dunia musik baik dari perusahaan rekaman, media musik, penyanyi, dan penggemar musik di berbagai negara termasuk Eropa dan Amerika.
Hal ini tentu menimbulkan banyak pernyataan miring terkait perilisan lagu ini, dilansir dari The Verge yang menjabarkan telah melakukan investigasi lebih lanjut terkait penggunaan klip musik yang tidak sah, bahkan tim produksi dari dua lagu ini pun menyadari tidak adanya keterlibatan terkait perilisan lagu ini. Sembari berharap untuk penghapusan lagu “ Heart On My Sleeve “ akan dihapus dari platform karena telah menyalahi aturan serta alih-alih penggunaan suara Ai demi menyadur suara asli dari penyanyi asli.
Sebagai perusahaan rekaman yang memiliki legalitas dalam perilisan baik lagu dari Drake dan The Weeknd, Universal Music mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa mereka akan terus merangkul teknologi baru dan telah mencoba berbagai opsi Ai beberapa waktu dekat ini. Namun, menggunakan musik artis dari Universal untuk melatih AI Generatif adalah sebuah pelanggaran perjanjian yang sudah disepakati dan Undang-Undang hak cipta.
Bersambung di pekan depan, pantau terus yows..