Blitz Musik

Blitz Musik - 2024-01-16


Listen Later

Dihujat seantero benua, kisah gelap remaja viral  ( part 1 ) 

 

Rebecca Renee Black seorang gadis cantik yang memilih jalur tarik suara sebagai karir bagi dirinya untuk melejit, tidak butuh waktu lama bagi dirinya untuk terkenal di seantero tanah paman sam, selain bernyanyi dirinya juga memiliki kanal Youtube yang sering mengunggah kegiatan kesehariannya sebagai seorang Vlogger. Rebecca mendapatkan liputan media yang luas ketika video musik untuk single debutnya pada tahun 2011 dengan lagu yang berjudul “ Friday “. sontak viral via berbagai situs media sosial, bahkan tidak butuh waktu lama untuk lagu ini memuncak di nomor 58 Billboard Hot 100, ditengah banyaknya kritik dari netizen, penonton, kritikus musik dan pengamat musik lainnya yang menganggap lagu ini adalah “ lagu terburuk yang pernah dibuat ”. Dilansir dari WIKI pada tahun 2013 Renee Black merilis single lanjutan “ Saturday “ bersama dengan Dave Days yang meraih kesuksesan komersial serupa gegara lagu ini. 

Semenjak itu Rebecca mengejar karir sebagai seorang Youtuber, album studio debutnya yang berjudul Let Her Burn didahului oleh dua drama panjang yang terus menghantui kehidupannya, album ini dirilis pada tahun 2023, uniknya rilisan album ini mendapatkan sambutan baik dari pada pendengarnya. entah mengapa rilisan dari lagu miliknya selalu mendapatkan respon negatif, tetapi tidak untuk album yang satu ini. 

Rebecca Renee Black lahir pada tanggal 21 Juni 1997 di Irvine - California, dirinya adalah putri dari John Jeffrey Black dan Georgina Marquez Kelly. Kedua orang tua kandungnya yang memiliki profesi sebagai seorang dokter hewan tidak pernah berhenti untuk mendorong dan menyemangati pilihan Rebecca sebagai seorang penyanyi, semenjak dirinya mulai mengikuti dan memilih berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang berhubungan dengan musik semenjak usia dini. Bernyanyi, les piano adalah hobi yang paling digemari oleh Rebecca, dirinya bergabung dengan program teater musikal sekolah, dimana dirinya merasa memiliki keinginan yang tinggi untuk belajar terkait teknik dan kehidupan di atas panggung. Pada bulan April 2011, Black memilih untuk keluar dari sekolah dan memilih HomeSchooling dengan alasan kebutuhan untuk fokus kepada karir bermusiknya sekaligus menghindari ejekan dari mantan teman sekelasnya. Black mengatakan bahwa dirinya juga gagal dalam berbagai kelas gegara jadwal bermusiknya yang sangat padat. 

Aksi risak atau penindasan terbesar di awal zaman 2000 yang ternyata memicu debat dengan skala nasional, bahkan tidak sedikit media AS mencatat bahwa lagu rilisan dari dirinya adalah lagu terburuk sepanjang masa. Menjadi seorang super star pada zaman itu adalah mimpi dari hampir setiap gadis yang genap berumur 13 tahun di awal tahun 2010, tidak jarang teman sekelasnya sering menemukan Rebecca latihan diatas panggung tanpa penonton lainnya demi, ilham MV pun terlahir ketika teman sebaya disekolahnya ternyata telah merilis sebuah MV yang cukup gempar. Rasa penasaran pun mulai muncul, akhirnya Rebecca mencari tahu bagaimana caranya untuk merilis sebuah MV, teman sebayanya merekomendasikan kepada sebuah perusahaan rekaman yang bernama ARK Music Factory. 

Pada zaman itu, seorang gadis belia yang tumbuh dan besar dengan pengaruh Disney ternyata melahirkan sebuah pangsa pasar besar untuk agensi talenta yang dapat memberikan akses untuk merilis dan menuliskan lagu bagi siapapun yang memiliki talenta. Terkadang metode untuk merilis sebuah lagu ataupun foto dengan kaliber artis menjadi sebuah manipulasi demi merogoh kocek para orang tua dengan budget besar. 

ARK Music Factory adalah sebuah perusahaan rekaman dengan skala kecil yang didirikan oleh Patrice Wilson dan Clarence J, dilansir dari Deep Dive yang menyatakan bahwa ARK berhasil memproduksi berbagai lagu dan video musik untuk pangsa pasar seorang gadis/ABG. Dengan budget yang tentunya tidak murah untuk merilis sebuah MV, 2000 hingga 4000 USD pada zaman itu tentu bukanlah sebuah jumlah yang tidak sedikit, namun dengan mimpi dan janji bahwa MV Rebecca yang dirilis via Youtube dapat menembus 100.000 tontonan maka akan dapat mendapatkan pemasukan dengan jumlah yang fantastis. Maka pembahasan antara kedua orang tua dan pihak ARK dengan cepat pun mencapai kata mufakat, dengan begitu Rebecca mengundang berbagai teman baiknya dan memulai proyek pembuatan sebuah lagu di dalam studio profesional pun dimulai. 

Dilansir dari Teenvogue.com ketika “ Friday “ memulai debutnya pada tahun 2011, seketika itu lagu ini menjadi viral dalam kurun waktu semalam saja dan berhasilkan melahirkan berbagai meme dan parodi yang tak terhitung jumlahnya. Meski banyak lelucon yang dibuat untuk bersenang-senang, banyak orang telah melakukan tindakan yang dirasa sudah terlampau kelewatan. Seketika lagu ini dapat dikatakan sebagai cikal bakal Cyberbullying tanpa henti yang berhasil mentargetkan Rebecca Black sebagai ikon cemoohan yang baru saja genap berusia 13 tahun. Setelah itu dirinya menulis sebuah esai yang sangat detail kepada NBC terkait fitnah yang dirinya terima setelah lagu tersebut menjadi viral. 

 

Bersambung di pekan depan, pantau terus yows.. 

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Blitz MusikBy Ipung Chandra, Rti