Blitz Musik

Blitz Musik - 2024-02-20


Listen Later

Flashback 2023, apa yang sudah terjadi sih? (part 1 ) 

Tidak terasa setahun sudah berlalu begitu saja, terasa begitu cepat dan tentu meninggalkan banyak sekali pertanyaan dan introspeksi dari setiap individu, ada yang meninggalkan kenangan indah, adapula sebaliknya. Fase kehidupan adalah sesuatu yang harus dirasakan oleh setiap orang tanpa pengecualian, baik itu adalah sebuah keputusan yang baik atau tidak, bijaknya kita semua dapat menggunakan pengalaman ini sebagai sebuah pelajaran dalam mengarahkan kita sebagai manusia yang lebih baik di masa mendatang. 

Tahun 2023 adalah sebuah tahun yang sangat unik, apabila sedikit mengingat apa yang sedang terjadi terhitung dari awal tahun ini. Tidak sedikit warga yang menjadi gagap dalam bersosial, asing dalam melakukan berbagai aktivitas keseharian, dan tidak sedikit pula yang masih kehilangan arah demi mencari kehidupan yang lebih baik. Dikala dunia global digempur oleh sebuah penyakit corona yang membuat kita semua terlepas dari dunia sosial, diam dirumah menjadi sebuah aktivitas yang cukup baru, terdengar cukup mudah, akan tetapi hal ini menjadi sebuah dilema panjang bagi semua subjek hukum disebuah negara. 

Mari kita lihat apa saja yang sudah terjadi dalam dunia musik selama tahun 2023, epidemi mulai berlalu, berbagai regulasi terkait kegiatan warga mulai perlahan diatur dan disesuaikan, pangsa pasar konser musik yang mulai menjamur, Taylor Swift yang telah menciptakan sebuah gagasan baru dalam industri musik dan bahkan ketika Universitas Harvard telah memulai kelas untuk mengajar hal yang satu ini. Pada saat yang bersamaan, pintu internasional Taiwan mulai membuka sedikit demi sedikit agar para pelaku industri musik dapat mampir ke Taiwan sembari menggelar berbagai konser dalam skala besar. 

Kegiatan bermusik sudah terlihat mulai kondusif, live house yang sudah lama tidak kita kunjungi tutup selamanya. Tanpa kabar angin ataupun desas-desus bahkan tidak ada prediksi bahwa live house sebesar itu dapat gulung tikar, hal ini tentu membuat semua orang menggelengkan kepalanya. Teknologi AI yang sudah mulai menggantikan para vokalis ternama membuat musisi bertanya-tanya, “ giliran ku kapan yah ?“ DLL Inilah sejumlah perubahan yang menenami kita semua dalam sepanjang tahun 2023, nampaknya semua orang tentu gelisah dan lelah menjalani tahun yang penuh dengan perubahan ini. 

Mari kita kupas, apa saja yang terjadi dalam dunia musik Taiwan selama tahun 2023. 

 

~ Bai Bing Bing rilis lagu “ First Love “ versi live. 

 

Akhir tahun 2022, artis ternama Bai Bing Bing membawakan sebuah lagu cover yang berjudul First Love yang sempat ditenarkan oleh Utada Hikaru. Cover First Love ini menjadi sebuah OST dari serial Netflix yang cukup viral di panggung malam tahun baru Hualien dengan warna yang cukup khas. 

 

Beberapa netizen menganggap gaya menyanyi Bai Bing Bing terlalu sedih, dan tidak jarang memanggil dirinya sebagai Utada Hyou - 宇多田冰. Bahkan membuat adegan yang sangat terkenal tersebut sebagai sebuah MEME. namun juga ada rapper tenar seperti Dan Bao - 蛋堡 yang mulai mengangkat kisah sedih cintanya, namun tidak butuh waktu lama untuk membuat Huang Hao Ping menulis sebuah pernyataan dengan penuh emosi, “ apa yang dialami oleh seorang Bai Bing Bing adalah sebuah stereotip yang sering dialami oleh generasi komedian seperti kita.” 

 

~ Kafka on the Shore mengadakan konser perpisahan selama 24 jam berturut-turut. 

 

Sebuah kafe dan Lifehouse ternama di bilangan kota Taipei yang terletak di sebuah kawasan Zhongzheng distrik, nama kafe ini pun diadopsi dari sebuah novel klasik dari tulisan seorang penulis ternama yaitu Haruki Murakami dalam judulnya “ Kafka on The Shore “. dikarenakan oleh program revitalisasi distrik tersebut oleh pemda Taipei, maka akhir januari adalah sebuah rentetan program yang akan digelar sebagai pertunjukkan terakhir lifehouse ini. 

Sebelumnya mereka telah meluncurkan sebuah projek yang bernama “ Goodbye - Come Chill “ agar para pengunjung dapat melepas rindu dengan tempat ini, rangkaian pameran, ceramah, diskusi terbuka, dan penayangan sebuah film dokumentasi yang berjudul “ Goodbye Kafka’s Gaze “. 

 

Pada pertengahan bulan Januari 2023, Kafka By The Sea menggelar sebuah konser perpisahan selama 24 jam berturut-turut, dengan mengundang berbagai band ternama seperti HUSH yang pernah bekerja dan meraup keuntungan yang cukup besar di tempat ini. Founder dari band 1976 - Akai, selain itu juga turut mengundang band taiwan lainnya seperti Elephant Gym, Wang Fu, Yinong, Accuse Five, DLL. hampir terkumpul sebanyak 25 kelompok musisi yang siap tampil dengan metode maraton sembari mengucapkan selamat tinggal kepada tempat ini. 

 

Siapa sangka 18 tahun yang lalu semenjak tempat ini dibuka pada awal tahun 2005, harus dihadapkan kepada sebuah realita program gusuran dengan harapan niscaya tahun mendatang akan lebih baik. Namun tim Kafka masih tetap ada dan tetap beroperasi di kota lainnya seperti High-Flow Kafka - 高流卡夫卡 dan North-Flow Kafka - 北流卡夫卡. 

 

Bersambung di pekan depan, pantau terus yows.. 

 

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Blitz MusikBy Ipung Chandra, Rti