
Sign up to save your podcasts
Or


Hip Hop adalah genre musik yang tidak akan terlupakan ( part 2 )
~ genre punya fashion setternya sendiri
Hampir setiap genre punya seragam maupun atribut yang sangat melekat dengan kultur tersebut, demi membedakan satu dengan yang lain terkadang fashion menjadi sebuah keran untuk melampiaskan atau mengekspresikan jati diri kita dalam pencarian sebuah jawaban hidup, cara yang paling gampang dan bisa dilakukan oleh semua orang adalah dengan mengenakan atribut. misal genre Reggae dengan ornamen tiga warna di berbagai pakaian yang dikenakan, merah, kuning dan hijau sudah pasti melambangkan sebuah misi dari genre Reggae. jaket denim lusuh dengan sepatu Dr Marten hitam ditambah dengan perhiasan berbau logam pada seorang Punker sejati, ataupun kemeja putih dengan dasi hitam ditambah dengan setelan jas Bespoke rapih yang menunjukkan jati diri pecinta musik Ska. DLL ini hanyalah sebuah rincian pendek terkait betapa besar fashion dapat mempengaruhi cara manusia berpakaian.
Hip Hop bagaimana? tentu ada dong, bahkan cukup unik dan memiliki estetika fashion yang berbeda dengan genre lainnya, tidak seperti apa yang terlihat di dunia mode arustama yang berkembang secara unik dari tahun ke tahun. artis-artis Hip hop punya gaya dan selera masing-masing yang tentunya juga akan berubah sesuai dengan era masing-masing, nama-nama seperti Run DMC, Public Enemy, KRS One, Queen Latifah, N.W.A, LL Cool J, Dll punya corak dan penampilan yang lebih fokus kepada warna-warna cerah. hingga akhir 90-an, penampilan artis ternama di genre hip hop lebih terkesan Baggy, pakaian dari masa ini lebih dikenal sebagai era ikonik dari genre hip hop, Topi kangol, sepatu kets atau boots Timberland berwarna kuning terang ditambah dengan kaos olahraga dari tim basket menjadi ornamen penting dalam skema musik ini.
~ hip hop mudah merambah ke berbagai genre
dilansir dari WIKI yang menjabarkan bahwa genre ini mudah untuk berkolaborasi dengan genre lainnya, bahkan tidak sedikit subgenre yang merupakan pecahan dari musik hip hop menjadi sangat kental dengan kultur baru, berikut penjelasannya :
Rapcore
Run DMC sempat berkolaborasi dengan grup musik hard rock Aerosmith pada lagu “Walk This Way”. Kolaborasi ini benar-benar sukses dan duduk di nomor satu rap song hit di tangga lagu Billboard Hot 100. Selain Run DMC, pada tahun 1987 Beastie Boys juga sukses dengan rapcore-nya dengan hits “Licensed to Ill” yang diproduseri oleh Def Jam Records. Pada lagu ini Beastie Boys bekerja sama dengan Black Sabbath dan Led Zeppelin, dan dibantu oleh Kerry King, gitaris dari Slayer. De La Soul’s juga merilis lagu rap core “3 Feet High and Rising” pada tahun yang sama. Pada sekitar tahun 2000, Linkin Park merilis album dengan genre Rapcore/Rap Rock dengan nama Hybrid Theory dengan In The End sebagai lagu terbaiknya.
Electro
Musik yang satu ini memang sedang naik-naiknya pada saat ini, dan tidak ada yang tahu bahwa ternyata Electro juga merupakan bagian dari musik Hip Hop. Run DMC menjadi pencetus pada aliran yang satu ini. “Planet Rock” dari Afrika Bambaataa menjadi target Run DMC untuk disisipi irama Electro ini dan ternyata sangat sukses di pasaran. Hits berikutnya ialah “It’s Like That”.
Miami Bass
Miami Bass ialah bagian dari Hip Hop yang dipopulerkan oleh 2 Live Crew, JJ Fad, DJ Magic Mike, dan DJ Laz. Musik ini sangat berkarakter irama bass yang kuat, dan lirik yang sedikit menyinggung tentang seks menjadi bagian dari kelompok yang satu ini.
Hardcore Hip Hop
Pada tahun 1990’an, musik dari New York dan East Coast menjadi musik yang sangat keras dan gelap, sesuai dengan kehidupan yang terjadi di sana. Artis dari tahun 80’an akhir seperti EPMD dan Eric B serta Rakim menjadi salah satu pendiri dari musik dengan irama yang keras ini. Selain dua nama tersebut, Public Enemy beserta pasukannya The Bomb Squad juga tidak mau kalah untuk menyuarakan kreativitas mereka dengan nuansa kriminal di setiap lirik-lirik lagu mereka. Wu-Tang Clan merilis album mereka pada tahun 1993 “Enter the Wu-Tang (36 Chambers)”, dan albumnya merupakan sebuah gebrakan pada tahun tersebut, khususnya di genre musik Hardcore Hip Hop.
Trip Hop
Trip Hop adalah genre musik yang terdiri dari musik downtempo elektronik yang berasal di awal 1990-an di Inggris, terutama Bristol. Istilah ini pertama digunakan oleh media musik Inggris dan pers sebagai cara untuk menggambarkan varian lebih eksperimental dari breakbeat yang berisi pengaruh jiwa, funk, dan jazz .
Menurut Kamus Merriam-Webster, istilah pertama kali digunakan pada tahun 1989. Encyclopædia Britannica online juga mengklaim bahwa istilah ini diciptakan oleh Mixmag, sebuah majalah Inggris yang mengkhususkan diri dalam musik dansa ini telah digambarkan sebagai "pilihan alternatif Eropa dalam. paruh kedua tahun 90-an ", dan" perpaduan hip hop dan electronica sampai genre yang tidak dikenali". Seiring perkembangan musik Trip Hop semakin penuh warna dengan kehadiran berbagai musisi jazz yang memasukan aroma hip hop kedalam musiknya. Atau musisi hip hop yang memasukkan unsur jazz kedalam musiknya.
pantau terus yows..
By Ipung Chandra, RtiHip Hop adalah genre musik yang tidak akan terlupakan ( part 2 )
~ genre punya fashion setternya sendiri
Hampir setiap genre punya seragam maupun atribut yang sangat melekat dengan kultur tersebut, demi membedakan satu dengan yang lain terkadang fashion menjadi sebuah keran untuk melampiaskan atau mengekspresikan jati diri kita dalam pencarian sebuah jawaban hidup, cara yang paling gampang dan bisa dilakukan oleh semua orang adalah dengan mengenakan atribut. misal genre Reggae dengan ornamen tiga warna di berbagai pakaian yang dikenakan, merah, kuning dan hijau sudah pasti melambangkan sebuah misi dari genre Reggae. jaket denim lusuh dengan sepatu Dr Marten hitam ditambah dengan perhiasan berbau logam pada seorang Punker sejati, ataupun kemeja putih dengan dasi hitam ditambah dengan setelan jas Bespoke rapih yang menunjukkan jati diri pecinta musik Ska. DLL ini hanyalah sebuah rincian pendek terkait betapa besar fashion dapat mempengaruhi cara manusia berpakaian.
Hip Hop bagaimana? tentu ada dong, bahkan cukup unik dan memiliki estetika fashion yang berbeda dengan genre lainnya, tidak seperti apa yang terlihat di dunia mode arustama yang berkembang secara unik dari tahun ke tahun. artis-artis Hip hop punya gaya dan selera masing-masing yang tentunya juga akan berubah sesuai dengan era masing-masing, nama-nama seperti Run DMC, Public Enemy, KRS One, Queen Latifah, N.W.A, LL Cool J, Dll punya corak dan penampilan yang lebih fokus kepada warna-warna cerah. hingga akhir 90-an, penampilan artis ternama di genre hip hop lebih terkesan Baggy, pakaian dari masa ini lebih dikenal sebagai era ikonik dari genre hip hop, Topi kangol, sepatu kets atau boots Timberland berwarna kuning terang ditambah dengan kaos olahraga dari tim basket menjadi ornamen penting dalam skema musik ini.
~ hip hop mudah merambah ke berbagai genre
dilansir dari WIKI yang menjabarkan bahwa genre ini mudah untuk berkolaborasi dengan genre lainnya, bahkan tidak sedikit subgenre yang merupakan pecahan dari musik hip hop menjadi sangat kental dengan kultur baru, berikut penjelasannya :
Rapcore
Run DMC sempat berkolaborasi dengan grup musik hard rock Aerosmith pada lagu “Walk This Way”. Kolaborasi ini benar-benar sukses dan duduk di nomor satu rap song hit di tangga lagu Billboard Hot 100. Selain Run DMC, pada tahun 1987 Beastie Boys juga sukses dengan rapcore-nya dengan hits “Licensed to Ill” yang diproduseri oleh Def Jam Records. Pada lagu ini Beastie Boys bekerja sama dengan Black Sabbath dan Led Zeppelin, dan dibantu oleh Kerry King, gitaris dari Slayer. De La Soul’s juga merilis lagu rap core “3 Feet High and Rising” pada tahun yang sama. Pada sekitar tahun 2000, Linkin Park merilis album dengan genre Rapcore/Rap Rock dengan nama Hybrid Theory dengan In The End sebagai lagu terbaiknya.
Electro
Musik yang satu ini memang sedang naik-naiknya pada saat ini, dan tidak ada yang tahu bahwa ternyata Electro juga merupakan bagian dari musik Hip Hop. Run DMC menjadi pencetus pada aliran yang satu ini. “Planet Rock” dari Afrika Bambaataa menjadi target Run DMC untuk disisipi irama Electro ini dan ternyata sangat sukses di pasaran. Hits berikutnya ialah “It’s Like That”.
Miami Bass
Miami Bass ialah bagian dari Hip Hop yang dipopulerkan oleh 2 Live Crew, JJ Fad, DJ Magic Mike, dan DJ Laz. Musik ini sangat berkarakter irama bass yang kuat, dan lirik yang sedikit menyinggung tentang seks menjadi bagian dari kelompok yang satu ini.
Hardcore Hip Hop
Pada tahun 1990’an, musik dari New York dan East Coast menjadi musik yang sangat keras dan gelap, sesuai dengan kehidupan yang terjadi di sana. Artis dari tahun 80’an akhir seperti EPMD dan Eric B serta Rakim menjadi salah satu pendiri dari musik dengan irama yang keras ini. Selain dua nama tersebut, Public Enemy beserta pasukannya The Bomb Squad juga tidak mau kalah untuk menyuarakan kreativitas mereka dengan nuansa kriminal di setiap lirik-lirik lagu mereka. Wu-Tang Clan merilis album mereka pada tahun 1993 “Enter the Wu-Tang (36 Chambers)”, dan albumnya merupakan sebuah gebrakan pada tahun tersebut, khususnya di genre musik Hardcore Hip Hop.
Trip Hop
Trip Hop adalah genre musik yang terdiri dari musik downtempo elektronik yang berasal di awal 1990-an di Inggris, terutama Bristol. Istilah ini pertama digunakan oleh media musik Inggris dan pers sebagai cara untuk menggambarkan varian lebih eksperimental dari breakbeat yang berisi pengaruh jiwa, funk, dan jazz .
Menurut Kamus Merriam-Webster, istilah pertama kali digunakan pada tahun 1989. Encyclopædia Britannica online juga mengklaim bahwa istilah ini diciptakan oleh Mixmag, sebuah majalah Inggris yang mengkhususkan diri dalam musik dansa ini telah digambarkan sebagai "pilihan alternatif Eropa dalam. paruh kedua tahun 90-an ", dan" perpaduan hip hop dan electronica sampai genre yang tidak dikenali". Seiring perkembangan musik Trip Hop semakin penuh warna dengan kehadiran berbagai musisi jazz yang memasukan aroma hip hop kedalam musiknya. Atau musisi hip hop yang memasukkan unsur jazz kedalam musiknya.
pantau terus yows..