
Sign up to save your podcasts
Or


Konser Bruno Mars di Tiongkok gagal, apakah ini alasannya ?
Dilansir dari WIKI yang menyebutkan dalam sebuah daftar “ List of People Banned from entering China “ memuat puluhan nama berpengaruh di dunia yang mayoritas berasal dari negara Barat dan Eropa dengan nama dan berbagai alasan mengapa individu ini tidak diizinkan untuk mengunjungi negara tirai bambu, salah satunya antara lain :
~ Noel Gallagher sebagai anggota dari band ternama asal Inggris, Oasis yang tidak diijinkan untuk masuk ke Tiongkok dengan alasan bahwa dirinya pernah mengisi sebuah acara di Tibetan Freedom Concert yang pernah digelar di kota New York pada tahun 1997, dirinya diperlakukan sebagai “ Enemy of the people “ bagi pemerintah Tiongkok.
~ Selena Gomez, ditolak gegara pernah berfoto bersama pemimpin agama ternama Dalai Lama dan membagikan foto ini via medsos milik Selena.
~ Jay Z, Rapper ternama asal Amerika Serikat yang juga turut masuk ke dalam daftar ini dengan alasan bahwa kerap menggunakan bahasa kotor dan kasar dalam hasil karyanya ujar mantan Menteri dari Kementerian Kebudayaan Tiongkok.
Daftar diatas adalah hanya sebuah bagian kecil dari daftar untuk orang-orang berpengaruh di dunia yang pernah, ataupun sedang dalam, atau selamanya ditolak oleh CCP untuk mengunjungi Tiongkok. melanjutkan lansiran dari WIKI yang juga menyebutkan bahwa sensor di RRC diamanatkan oleh partai yang berkuasa di negara tersebut, partai yang menguasai pada saat ini adalah Partai Komunis Tiongkok ( PKT ) dimana ini adalah salah satu rezim sensor yang paling ketat di dunia.
Pemerintah pusat menyensor berbagai konten karena alasan politik, seperti membatas oposisi politik dan berbagai peristiwa yang tidak menguntungkan bagi pihak PKT, sensor yang dilakukan secara masif kepada semua media utama yang terutama dapat menjangkau khalayak luas termasuk televisi, media cetak, radio, film, teater, pesan teks, pesan instan, videogame, sastra, dan internet hak hukum untuk mengontrol konten internet di wilayah mereka. bahkan peraturan sensor Tiongkok tidak melanggar hak kebebasan berpendapat warga negara mereka, selain itu pejabat pemerintah juga memiliki akses terhadap informasi tanpa sensor melalui sistem dokumen dan aplikasi internal.
Pada tahun 2024, Indeks Kebebasan Pers Dunia menempatkan Tiongkok sebagai negara dengan kebebasan pers paling minim kedua di dunia setelah Korea utara, pada bulan Agustus 2012, inisiatif OpenNet mengklasifikasikan sensor internet di Tiongkok sebagai penyebaran dalam bidang politik dan substansial di area perangkat sosial serta internet.
Pantau terus yows..
By Ipung Chandra, RtiKonser Bruno Mars di Tiongkok gagal, apakah ini alasannya ?
Dilansir dari WIKI yang menyebutkan dalam sebuah daftar “ List of People Banned from entering China “ memuat puluhan nama berpengaruh di dunia yang mayoritas berasal dari negara Barat dan Eropa dengan nama dan berbagai alasan mengapa individu ini tidak diizinkan untuk mengunjungi negara tirai bambu, salah satunya antara lain :
~ Noel Gallagher sebagai anggota dari band ternama asal Inggris, Oasis yang tidak diijinkan untuk masuk ke Tiongkok dengan alasan bahwa dirinya pernah mengisi sebuah acara di Tibetan Freedom Concert yang pernah digelar di kota New York pada tahun 1997, dirinya diperlakukan sebagai “ Enemy of the people “ bagi pemerintah Tiongkok.
~ Selena Gomez, ditolak gegara pernah berfoto bersama pemimpin agama ternama Dalai Lama dan membagikan foto ini via medsos milik Selena.
~ Jay Z, Rapper ternama asal Amerika Serikat yang juga turut masuk ke dalam daftar ini dengan alasan bahwa kerap menggunakan bahasa kotor dan kasar dalam hasil karyanya ujar mantan Menteri dari Kementerian Kebudayaan Tiongkok.
Daftar diatas adalah hanya sebuah bagian kecil dari daftar untuk orang-orang berpengaruh di dunia yang pernah, ataupun sedang dalam, atau selamanya ditolak oleh CCP untuk mengunjungi Tiongkok. melanjutkan lansiran dari WIKI yang juga menyebutkan bahwa sensor di RRC diamanatkan oleh partai yang berkuasa di negara tersebut, partai yang menguasai pada saat ini adalah Partai Komunis Tiongkok ( PKT ) dimana ini adalah salah satu rezim sensor yang paling ketat di dunia.
Pemerintah pusat menyensor berbagai konten karena alasan politik, seperti membatas oposisi politik dan berbagai peristiwa yang tidak menguntungkan bagi pihak PKT, sensor yang dilakukan secara masif kepada semua media utama yang terutama dapat menjangkau khalayak luas termasuk televisi, media cetak, radio, film, teater, pesan teks, pesan instan, videogame, sastra, dan internet hak hukum untuk mengontrol konten internet di wilayah mereka. bahkan peraturan sensor Tiongkok tidak melanggar hak kebebasan berpendapat warga negara mereka, selain itu pejabat pemerintah juga memiliki akses terhadap informasi tanpa sensor melalui sistem dokumen dan aplikasi internal.
Pada tahun 2024, Indeks Kebebasan Pers Dunia menempatkan Tiongkok sebagai negara dengan kebebasan pers paling minim kedua di dunia setelah Korea utara, pada bulan Agustus 2012, inisiatif OpenNet mengklasifikasikan sensor internet di Tiongkok sebagai penyebaran dalam bidang politik dan substansial di area perangkat sosial serta internet.
Pantau terus yows..