Blitz Musik

Blitz Musik - 2024-12-24


Listen Later

Betulkah band musik telah menghilang dari pasar ? ( Part 1 ) 

 

Zaman sudah berubah dan begitupun dengan warganya, dalam dunia musik band adalah sebuah pionir terdepan dalam sebuah industri hiburan, kendati perubahan komposisi dari setiap band musik yang tentu akan berbeda satu dengan yang lain dan seiring dengan perubahan selera dari pendengar yang ada. atensi adalah sebuah parameter penting bagi musisi untuk berinteraksi dengan para pendengar, dimana semakin banyak atensi yang didapatkan oleh sebuah band maka tingkat kepopuleran sebuah band tentu akan semakin tinggi. 

Tahun 2024 adalah sebuah tahun yang cukup unik, dalam kurun waktu yang cukup lama selera musik para pendengar di dunia telah berubah apabila dibandingkan dengan satu atau bahkan dua dekade yang lalu. band-band musik telah menghilang dari tangga lagu arustama, ini bukanlah sebuah hal yang baru. mungkin ada yang memperhatikan kondisi ini bahkan hingga harus mencari berbagai informasi via internet demi memastikan apa betul band musik di zaman sekarang sudah semakin berkurang atau bahkan tidak ada lagi band musik. 

Jawaban pastinya adalah, tepat! nasib band musik terancam punah. band-band telah menghilang dari tangga lagu arustama. dilansir dari laman Youtube milik Rick Beate ( seorang multi-instrumentalis, producer, audio engineer tenar asal AS ) yang telah melakukan sebuah pengamatan via sebuah vlog yang berjudul “ Mengapa Band-Band Menghilang Secara Misterius ?”, dalam video ini dirinya mengeksplorasi berbagai alasan dibalik dari hilangnya band-band dalam industri musik populer. 

Dalam video ini, dirinya membagikan sebuah gambaran yang cukup jelas terkait perubahan selera pendengar musik di seluruh dunia dengan menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga dekade yang lalu tepat dari tahun 1980-an dimana band pada zaman tersebut telah mendominasi pasar musik arustama selama 146 minggu berturut-turut, dan apabila data yang sama di tarik hingga ke awal tahun 2020-an band yang berhasil naik ke tangga lagu arustama hanya menjadi tiga minggu saja, kehadiran band-band terkenal di tangga lagu dunia menjadi hampir lenyap. 

Seorang pengamat musik, Richard Osman dalam sebuah wawancara di Inggris menggarisbawahi beberapa fakta di bawah ini : pada tahun 1980-an dan 1990-an terdapat lebih dari 140 minggu band-band ternama yang menduduki puncak tangga lagu di Inggris, apabila dibandingkan dengan tahun 2020-an yang hanya ada tiga minggu band ternama yang menduduki tangga lagu arustama, dimana nama-nama seperti Rolling Stones dan Nirvana yang pernah mendominasi tangga lagu di kala memasuki era tahun 2020. 

Sepertinya kondisi seperti ini bukan lagi sebuah rahasia atau fenomena baru yang dapat kita temui dalam dunia musik, seringkali artis/musisi yang kini hadir via TikTok dan Youtube kini menempati ruang yang dulunya adalah milik band musik. apa betul soloist sudah menjajah dan menggantikan posisi dari Band ? 

Mari kita kupas berdasarkan fakta, apabila mengambil data dari Spotify tangga lagu arustama yang paling sering dinikmati oleh para pendengar di zaman sekarang terdapat hanya ada tiga band yang dibentuk dalam satu dekade terakhir : tahun 2022 Grupo Frontera, 2017 Maneskin, dan  2017 Richie Mitch & Coal Miners. fakta mengejutkan ini dapat menyimpulkan sebuah fakta bahwa kurang dari 1% artis-artis yang paling banyak didengar oleh warga adalah sebuah kelompok yang mengatasnamakan mereka sebagai sebuah band atau dengan gamblangnya adalah dibungkus dan di presentasikan sebagai sebuah band dalam satu dekade terakhir. apabila dibandingkan dengan tahun 1980 dan 1990 ini adalah sebuah data yang sangat jauh berbeda, dimana arustama musik yang berpengaruh pada zaman tersebut masih didominasi dengan skema Band. mengapa hal ini bisa terjadi ? apakah ada yang berbeda dari cara manusia mendengarkan musik, atau bahkan membentuk sebuah band semakin sulit di zaman sekarang ? faktanya bahwa dalam sebuah festival musik ataupun konser besar wujud dan metode menghantarkan musik masih menggunakan alat musik/instrumen yang nampaknya tidak asing lagi. 

Gitaris, drummer, basis, keyboardis, sequencer, dan berbagai jenis alat musik yang dapat kita lihat di atas panggung pada saat konser berlangsung, namun fokus utamanya biasanya sudah tidak menggunakan sebuah format band lagi apabila dibandingkan dengan zaman dulu. Menurut Blitz Musik, salah satu alasan utamanya ada di pergeseran selera penonton. Ambil contoh musik Rock yang dulu pada masanya sangat berkaitan dengan budaya anak muda dan darah muda, musik rock adalah sebuah gaya hidup dan bagaimana seseorang mempresentasikan hidupnya kepada publik. dengan kata lain musik Rock adalah sebuah esensi hidup bagi darah muda zaman itu yang tidak dapat tergantikan dengan yang lain. namun apabila kita bandingkan anak muda dijaman sekarang yang tentu sudah berbeda dengan dua dekade yang lalu. selain dari kemajuan teknologi yang memudahkan artis solo untuk berkreasi berbagai genre lagu di laptop tanpa memerlukan fungsi dan skema sebuah band secara utuh. maka tidak heran dalam kurun waktu satu dekade ini, berkat kemajuan teknologi di bidang digital dan perangkat baru yang mendukung proses penulisan dan perekaman sebuah lagu dapat diakses dengan sangat mudah menjadikan penulisan dan perekaman sebuah lagu menjadi sangat praktis serta efisien.

 

Bersambung di pekan depan, pantau terus yows.. 

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Blitz MusikBy Ipung Chandra, Rti