Pengamat komik Hikmat Darmawan menjelaskan, kompleksitas perkembangan industri komik nasional tidak bisa dilihat dari satu sisi. Menurutnya, berbagai pihak harus bertanggung jawab untuk memajukan komik Indonesia. Dia menjelaskan seniman, akademisi hingga kritikus komik sangat berperan membangkitkan kembali komik karya anak bangsa. Dia memandang, faktor infrastruktur menjadi salah satu pembahasan paling krusial dalam mengembangkan industri komik. Toko buku yang memasilitasi komik karya dalam negeri, katanya, menjadi sorotan utama yang harus diperhatikan.“Di sini, pebisnis, kademisi, seniman dan kritikus harus menjadi satu kesatuan yang utuh. Masing-masing pihak mempunyai tugas tersendiri. Pebisnis harus bisa memetakan bagaimana potensi pasar. Seniman, ya tentu saja menghasilkan karya berkualitas. Sementara kritikus menjadi sangat penting untuk menjaga dialog antara karya dengan masyarakat,” ujarnya. Komentar Hikmat terekam di atas merupakan cuplikan berita yang ditulis Bisnis.com pada 2014 silam. 8 tahun berselang, bagaimana eksistensi komik, akankah menjadi peluru tajam kampanye politik 2024? Sobat Bisnis, seri podcast kali ini menghadirkan Pengamat Komik Hikmat Darmawan. Selamat mendengarkan! #hikmatdarmawan #kampanyepolitik #talks