
Sign up to save your podcasts
Or


Tindakan pembebasannya yang perkasa selalu terjadi dalam sejarah ruang-dan-waktu kita.
Hidup tanpa rasa takut berarti hidup dalam hubungan pribadi dengan Allah yang sangat mengasihi umat-Nya sehingga ia telah memberi jalan bagi kita untuk datang dengan percaya diri kepada-Nya
Apa respon dia? MARAH tapi lalu dia BERPIKIR MASAK-MASAK (ay.6-7). Dia menggugat para pemuka dan para penguasa (ay.8). Mereka mengambil keuntungan bagi diri mereka
Bayangkan jika kita lagi semangat-semangatnya mengerjakan tugas kita lalu ada yang nyinyir
Jika ada rencana dan visi yang jelas dari Allah dan ada hati yang mau ikut ambil bagian dalam rencana dan visi itu, ada dua hal penting perlu jadi bahan pertimbangan
Wajah yang sedih di hadapan raja sebenarnya di jaman itu sangat dilarang. Pasti dihukum.
Masalah dengan keluarga,teman, pacar (kalau ada), Suami/istri, pekerjaan, studi, diri sendiri dan lainnya. Sangat wajar. Namun itu tidak lengkap dan tidak "fair"
Bisa juga kita sendiri punya semangat yang menggebu - gebu di awal, namun sekarang sudah loyo
Ratapan tanda penyesalan hanya dilakukan oleh orang_orang yang sadar telah melakukan kesalahan besar
From the publisher's feed