Truth Daily Enlightenment

Bukan Untuk Pamer


Listen Later

Dalam Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, kita menemukan banyak tindakan Tuhan mengadakan mukjizat dalam berbagai peristiwa dan dengan bermacam-macam cara atau bentuk. Mukjizat yang Tuhan lakukan pasti memiliki maksud tertentu. Ia bukan bermaksud hendak pamer kekuatan. Pamer kekuatan mengesankan adanya kuasa atau kekuatan lain dari allah, ilah, dewa, atau tuhan sesembahan tertentu yang seimbang dengan Elohim Yahwe sehingga dapat menandingi-Nya. Dalam hal ini, banyak orang Kristen yang masih berusaha untuk memamerkan kekuatan Elohim Yahwe, Allah Abraham, Ishak dan Yakub serta bermaksud untuk membuktikan kebesaran dan kebenaran-Nya. Tindakan ini adalah tindakan yang bodoh. Justru dengan tindakan ini mengesankan bahwa Allah kita sejajar dengan sesembahan agama lain.
Dalam banyak peristiwa, kita jumpai orang-orang Kristen yang menyebut Yesus sebagai pemberi keberhasilan dalam karirnya. Seperti misalnya, seorang artis yang memenangkan sebuah penghargaan atau berprestasi dalam karirnya. Di depan banyak penonton dan masyarakat, artis tersebut mengangkat piala juara atau penghargaannya dengan menyebut Yesus sebagai yang memberi kemenangan atau keberhasilan. Suatu hari kemudian, ketika pemenangnya bukan dirinya tetapi orang lain yang beragama lain dan melakukan hal yang sama, bahwa allah atau tuhannya yang memberikan kemenangan, maka di sini Tuhan kita disamakan atau disejajarkan dengan sesembahan agama lain.
Dalam gereja sering kita mendengar kesaksian-kesaksian mengenai pertolongan Tuhan dalam berbagai masalah. Ironisnya, masalah-masalah tersebut juga dialami semua orang di luar gereja. Semua orang di sini artinya bisa orang-orang beragama, tetapi juga orang-orang yang tidak beragama alias ateis. Ternyata, mereka juga bisa menyelesaikan atau memperoleh jalan keluar dari masalah-masalah hidup yang dialami oleh orang-orang Kristen tersebut. Jika demikian, siapa yang menolong dan memberi jalan keluar kepada mereka? Apa perbedaannya dengan orang Kristen?
Menyatakan hal tersebut di atas, bukan berarti kita tidak setuju adanya kesaksian-kesaksian para artis di atas. Kita tidak membantah campur tangan Tuhan dalam segala keadaan hidup orang percaya. Kita juga tidak membantah adanya pertolongan Tuhan dalam segala persoalan yang dihadapi orang percaya. Tetapi sekarang ini kita harus sudah mulai menjadi dewasa. Fenomena kesaksian-kesaksian seperti tersebut di atas, beberapa puluh tahun yang lalu, ketika gereja-gereja Tuhan di Indonesia sedang mulai dibangkitkan, bisa diterima dan memang bisa efektif sebagai sarana kesaksian. Sekarang ini dunia sedang menuju akhir perjalanan sejarahnya. Orang percaya harus mulai fokus kepada kesempurnaan atau kehidupan yang tidak bercacat dan tidak bercela.
Kita juga harus teliti dan peka terhadap kebangkitan agama di luar Kristen yang semakin giat menjalankan ibadah dan siar agamanya. Mereka berusaha menguasai media untuk menyiarkan kegiatan kerohanian mereka. Di antara yang mereka tampilkan adalah kesaksian dari mukjizat-mukjizat yang mereka bisa demonstrasikan di depan mata masyarakat. Hal itu merupakan usaha untuk membuktikan bahwa allah yang mereka sembah adalah allah yang benar. Kebenaran dan keunggulan allah mereka, mereka coba buktikan dengan kesaksian mengenai mukjizat yang mereka alami.
Sudah saatnya orang percaya tidak bertindak bodoh, tetapi cerdas dan bijaksana. Kesaksian-kesaksian spektakuler yang berunsur mukjizat seharusnya tidak lagi menjadi cara kita membuktikan bahwa Allah yang kita sembah benar adanya. Hal ini sama seperti pada zaman aniaya. Orang-orang Kristen teraniaya tanpa daya seakan-akan Allahnya tidak berdaya. Tidak ada mukjizat, tidak ada perbuatan ajaib, bahkan Tuhanpun seakan-akan tidak ada. Tetapi orang percaya tetap dapat membuktikan kebenaran imannya dengan mengenakan gaya hidup Yesus, sehingga mereka mendapat julukan Kristen yang artinya seperti Kristus, Guru mereka. Dengan cara demikian, mereka membuktikan kebenaran Allah dan Tuhan yang...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings