Buku Harian Absurd

Buku Harian Absurd

By Kiw HawwahScienceLife Sciences
Download on the App Store

Buku Harian Absurd episodes

  • Random Talk: Gue dan Elo Aja Ledek-Ledekan
    Bukan melulu soal rasis kok. "Gue dan Elo" Aja Ledek-Ledekan, adalah episode spesial podcast Buku Harian Absurd. Anak daerah enggak boleh menggunakan kata ganti orang gue dan elo? Masalah logat? Medok? Geografis? Rasis?
    3 min
  • Cantik Aja Enggak Cukup!
    "Cantik ajah enggak cukup harus pinter! Cantik, pinter masih enggak cukup, harus independent!" Gue di sini justru ungkapin bahwa kita jadi cewek enggak harus terikat soal cantik, pinter, dan independent. Karena ketika kita hanya melihat hal tersebut, akan ada banyak esensi yang mungkin kita lupakan dalam proses sebuah kehidupan. Confidence dengan menjadi diri versi terbaik.
    4 min
  • Trailer Buku Harian Absurd
    Di podcast Buku Harian Absurd, aku Kiw Hawwah bakal bercerita tentang isi kepala, ngocehin apa saja yang ada di hatiku, di otakku, dan segala apa yang menjadi perasaanku. Kegelisahan absurd dalam menghadapi dunia, emosi randomku sebagai perempuan, juga puisi-puisiku dalam menjiwai kehidupan. Sometimes, bicara tentang self-awareness, mundfulness dan spiritual. Siapa tahu relatable dengan kehidupan kalian.
    1 min
  • [EP SPESIAL] Sunday, Today
    Setelah sekian ratus tahun bertapa, akhirnya Sempena Hawwah muncul dengan cinta yang sederhana dan sedikit romantis. Iya, untuk sebagian manusia lain hal seperti ini terdengar berlebihan. Namun, bukannya konten ini bisa dihapus kapan saja. Suka, tidak suka, bagi yang tidak sengaja mendengarkan, coba nikmati tanpa perlu susah payah memahami. Semoga hari ini menjadi awal niat yang bahagia untuk Sempena Hawwah bisa kembali menyuarakan lirih mantra-mantra katarsis agar tergelak di Podcast Sempena Hawwah yang begitu-begitu saja ini.
    2 min
  • [S1 E8] Hubungan Tiba-Tiba
    Bunga Dandelion terlihat rapuh, namun sesungguhnya sangat kuat pun indah. Beriring dengan angin. Silir-semilir bahkan angin kencang sekalipun, akan tetap tertawa kecil ditengah topan menjelajah bumi. Dan akhirnya hinggap di suatu tempat untuk tumbuh menjadi kehidupan baru. Mempersembahkan story in seconds "Perempuan, Selaput Dara dan Puisi" episode 8 "Hubungan Tiba-Tiba"
    4 min
  • [S1 E7] Bulan Purnama yang Tegang
    "Bulan Purnama yang Tegang" adalah sisi polos dari puisi "Katamu Lebih Sedikit Memujaku" pada episode 4. Mengingat perpisahan pada masa lalu, menggambarkannya disaat ini. Mengekspresikan kembali emosi kekecewaan, kebencian, penghinaan yang sudah menarik langkah dan kalah.
    5 min
  • [S1 E6] Cinta dan Absurditas
    Episode ini seakan membuka gerbang baru dari story in seconds "Perempuan, Selaput Dara dan Puisi.
    Menggambarkan sesuatu yang gemulai dan kemayu tertuang dengan intensiku untuk menceritakan sisi lain yang substansial (multitafsir) namun tidak rumit, sempena hati dan segala sesuatu yang berputar di kepala, imajinasi yang terbentuk dari respons otak terhadap semua peristiwa romantis (emosional dan sentimental) yang aku alami, lalu menciptakan taman bermain sendiri. Sebuah sisi lain dari story in seconds "Sepihak" pada episode 5, tentang cinta bertepuk sebelah tangan.
    6 min

About Buku Harian Absurd

From the publisher's feed

Perempuan, sosial, dan ruang yang inklusif. Apa yang ada dipikiran, apa yang ada dihati dan segala apa yang menjadi perasaan. Pun seruan tubuhku dalam menjiwai kehidupan. Semua dikepalaku tertuang disini, monolog buku harian absurd bersama aku Kiw Hawwah.