Jumat kemarin, si kakak pulang dengan air mata berlinang. Ia bercerita bahwa air minumnya tumpah lalu ia disakiti temannya. Sempat aku kesal tetapi mencoba untuk mencari info yang kuat. Sayangnya saat itu tak ada orang dewasa yang melihat. Nama yang menyakitinya nama yang sama dengan kejadian sebelumnya. Setelah selesai bercerita, keadaan tenang, diiringi berbuka. Teman-teman si kakak main, lagi-lagi ia diejek, dibully, "cengeng" hati siapa yang tak sedih melihat anak kita disakiti? Rasanya zaman sekarang sudah jarang anak berbudi, berempati, dan simpati. Mau tahu bagaimana cara menumbuhkan semua itu? Yuk dengar podcastku. Di akhir cerita akan kuberikan cara menumbuhkan pekerti, serta empati, simpati. Semoga podcast ini bermanfaat bagi kita orang tua bijak. Aamiin.