Laila

Laila

By laila dzuhria LailaParentingKids & Family
Download on the App Store

Laila episodes

  • Bullying
    Jumat kemarin, si kakak pulang dengan air mata berlinang. Ia bercerita bahwa air minumnya tumpah lalu ia disakiti temannya. Sempat aku kesal tetapi mencoba untuk mencari info yang kuat. Sayangnya saat itu tak ada orang dewasa yang melihat. Nama yang menyakitinya nama yang sama dengan kejadian sebelumnya. Setelah selesai bercerita, keadaan tenang, diiringi berbuka. Teman-teman si kakak main, lagi-lagi ia diejek, dibully, "cengeng" hati siapa yang tak sedih melihat anak kita disakiti? Rasanya zaman sekarang sudah jarang anak berbudi, berempati, dan simpati. Mau tahu bagaimana cara menumbuhkan semua itu? Yuk dengar podcastku. Di akhir cerita akan kuberikan cara menumbuhkan pekerti, serta empati, simpati. Semoga podcast ini bermanfaat bagi kita orang tua bijak. Aamiin.
    13 min
  • Dilema Menambah Momongan
    Ketika aku dan suami ingin menambah keturunan lagi, sebelum kita membuka KB, kita berdiskusi dahulu. Apakah semua anggota keluarga siap menerima kehadiran baru dalam keluarga? Apakah si kakak-kakaknya sudah mandiri? Bagaimana dengan perekonomian kita apakah siap pula memfasilitasi keturunan? Sejauh mana siapnya. Ketika kita memberikan tanggung jawab untuk si sulung mengurus si tengah ketika si bayi lahir, itu pun harus menjadi pertimbangan, tidak mungkin kita memberikan tanggung jawab pada si kakak, karena mereka juga anak-anak yang masih harus menikmati masanya. Ya kan? Jadilah kita berpikir ulang, si bungsu masih belum mandiri, si bungsu masih protektif pada si bunda, alhasil kita memberi jeda menggunakan KB untuk menjaga jarak keturunan.
    6 min
  • Alirkan Emosi Anak
    "Jangan nagis kamu jagoan" siapa yang masih suka mematikan emosi anak? Mulai sekarang berhenti ya... karena bahaya sekali. Mematikan emosinya atau melarang anak menangis dapat mengakibatkan ia tidak mencintai dirinya, bingung emosi, dan bingung menyalurkannya. Yuk simak tulisan parenting lainnya di instagram @lailadzuhria. Terima kasih.
    4 min
  • Ketika Ingin Irit Maka Allah Iritkan Juga Rizkimu
    Assalamualaikum salih saliha... ketika kita ingin irit maka allah iritkan juga rizkimu. Nahhh siapa yang pernah begini? Irit dalam arti kata stop konsumtif si oke. Tetapi jangan irit untuk berbagi ya. Karena kebahagiaan yang HQQ adalah membahagiakan sesama atas rizkimu.
    5 min
  • Pengembangan Diri || Menyelesaikan Masalah dengan Elegan
    Beberapa waktu lalu aku sempat dihadapkan masalah. Dilabrak oleh seseorang. Yup, seseorang berbicara dengan nada suara tinggi hingga khalayak mendengar. Bagi saya, hal tersebut tidaklah elegan dalam menyelesaikan masalah. Ada beberapa cara menyelesaika masalah dengan elegan: 1. berpikir positif, koreksi diri. Mengapa ia begitu? Apakah diriku pernah mengusiknya? Karena bagiku tidak ada masalah tanpa sebab akibat. 2. Sampaikan isi hati dengan nada pelan, agar lawan bicara paham, menghargai lawan, serta tidak banyak orang tahu. Sebaiknya jika ada masalah cukup kalian saja yang tahu. Tidak perlu orang lain tahu, apalagi menghasut sekelompok orang untuk memusuhi lawan. 3. Berikanlah lawan waktu untuk berbicara. Agar maksud tertentu dapat tersampaikan, jangan sampai nanti di pendam lalu jadi dendam. 4. Pahami maksud lawan. 5. Carilah win win solution. Kita maunya bagaimana, carilah kesepakatan. Dan terakhir saling memaafkan. Bagi saya, jika semua orang dapat melakukan hal tersebut, maka semua akan terasa tenang, dan damai.
    3 min
  • Tumbuh Kembang Anak || Menyepelekan Anak
    Buat para orang tua PLIIISSS jangan lagi berfikir "nanti anak juga bisa" jangan ya.. karna tidak ada yang bisa menjamin itu, kitalah orang tuanya harus membentuk karakter anak, kitalah orang tuanya yang mengajari mereka berbicara dengan benar. Tolong kalian kesampingkan dulu ego kalian, kalau memang sakit hati dari ucapan netizen, kalian redam sebentar lalu kalian cari tahu apa yang dikatakan netizen, searching, lalu konsultasi, perhatikan tumbuh kembangnya. Serius deh, semua demi kebaikan anak kalian.
    6 min
  • Tumbuh Kembang Anak || Speech Delay
    Ketika anak gw disangka speech delay, hati gw rasanya runtuh, tetapi ketika anakngw din"cap" speech delay, gw gak langsung diam dan sabtai berfikir nanti anak juha bisa bicara sendiri kok. NGGAK! Gw langsung searching tentang speech delay, gw langaung bertanya pada ahlinya. Alhamdulillah, Omar masih aman, dan saat usia dua tahun, kosa katanya membludak banyak sekali, bicaranya jelas, semua orang juga paham dari kosa kata yang ia ucapkan.
    7 min
  • CBM || Puisi || Ketika Aku Menjadi Kakak
    Surat kecil ketika aku menjadi kakak adalah salah satu kumpulan surat kecil yang termuat dari buku Curhatan Bunda Milenial. Jika kalian ingin tahu lebih banyak, silakan order di IG @stiletto_indiebook thx.
    8 min

About Laila

From the publisher's feed

Sharing kehidupan. Menceritakan konflik lalu berakhir dengan solusi. Berbagai macam kisah akan gw share dari mulai kisah suami istri, pola asuh, tetangga, saudara, hingga cibiran netizen yang…