Kata insignifikan. Menggambarkan sesuatu yang ringan, enteng, kurang berarti, remeh, dan tidak penting. Mungkin inilah kata yang cocok untuk menggambarkan suatu kota yaitu Betlehem, Efrata. Betlehem Efrata tidaklah signifikan, sebab dalam sejarah Israel, Betlehem dan Efrata bukanlah kaum yang terkenal. Sebab dalam sejarah Israel terjadi peperangan dan pertempuran, setiap suku diberi tugas untuk mengirimkan orang-orang untuk berpartisipasi dalam peperangan, namun Efrata ialah suku yang terkecil dan tidak memilki pahlawan. Di dalam sejarah, Israel yang pernah ada dalam masa kelam tidak ada kehidupan, hanya ada kegelapan, namun ada satu suku yang berdiam didalamnya dan itu ialah Bertlehem Efrata yang terkenal dengan reputasi "insignifikan." Keadaaan yang sama dengan kita saat ini, dimana kita hidup di dunia yang gelap, banyak masalah, segala sesuatu menjadi menakutkan dan mengintimidasi, keadaan menjadi sulit dalam hal ekonomi, dan mungkin juga dalam hati kita timbul pernyataan, bahwa saya insignifikan, tidak berarti, segala sesuatu yang saya lakukan kelihatannya berat, di momen seperti ini apakah respon yang kita pilih ialah menginjikan tawaran dunia masuk dan mengendalikan kita, atau justru kita tetap mau berjalan maju kedepan, sebab kita tahu ada hari esok bagi orang-orang yang percaya kepada Dia? Respon apa yang kita pilih di musim seperti ini? Temukan jawabannya dalam Seri 4 - Bertakhta | Ps. Charles Bessie, Gembala Senior Gereja C3 Reach Pemulihan Kupang. Selamat mendengarkan, silahkan dibagikan. Tuhan Yesus memberkati.