
Sign up to save your podcasts
Or


Indonesia dan Filipina sama-sama berjuang menghadapi gelombang disinformasi di era digital, namun dengan pendekatan hukum yang berbeda: Indonesia mengandalkan revisi UU ITE yang dinilai makin komprehensif tapi masih menyisakan celah tafsir, sementara Filipina bertumpu pada preseden pengadilan dan prinsip clear and present danger untuk membatasi ujaran. Di balik berbagai terobosan itu, muncul pertanyaan yang sama—bagaimana menindak hoaks tanpa mengorbankan kebebasan berpendapat sebagai fondasi demokrasi?
Beredar unggahan berisi klaim "tentara Cina terang-terangan mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado". Real or Fake? Simak cek faktanya bareng Co-Founder dan Fact Check Specialist Mafindo, Aribowo Sasmito
Listrik dan ATM akan mati total selama 7 hari?? Narasi tersebut viral selama sepekan ini. Real or Fake? Simak cek faktanya bareng Co-Founder dan Fact Check Specialist Mafindo, Aribowo Sasmito
Inilah top three hoax of the week pilihan yang beredar mulai dari tanggal 7 - 13 November 2025. Ini hasil periksa fakta pilihan dengan tingkat engagement tertinggi pada akun X/Twitter MAFINDO (@TurnBackHoax), bareng Aribowo Sasmito, Co-Founder dan Fact-Check Specialist Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo).
3. Video Bernarasi Wawancara Militer Israel soal Militer Indonesia ke Palestina
2. Foto Bernarasi Air Rebusan Ciplukan Bisa Mengatasi Stroke
1. Unggahan Berisi Narasi Mark Zuckerberg: Jika Iran dan AS Pecah, Kita Kembali ke Masa Tanpa Google dkk
Pemerintah sedang menimbang sertifikasi untuk influencer guna mencegah penyebaran disinformasi. Di China, praktik ini sudah diterapkan. Influencer di negara itu tak bisa sembarangan membuat konten untuk topik sensitif, seperti kedokteran, hukum, pendidikan, atau keuangan. Mereka wajib mengantongi sertifikat di bidang terkait terlebih dulu.
Survei UNESCO menunjukkan, 62% influencer tak memverifikasi konten sebelum membagikannya. Ini berisiko fatal karena mereka dapat menyebarkan misinformasi, hoaks, bahkan propaganda. Selama belum ada aturan jelas, publik perlu waspada dan cermat saat mengkonsumsi konten yang diunggah influencer. Ingat! Sebagian influencer mencari cuan dengan mempromosikan produk atau jasa.
Kesadaran kritis dan literasi media sosial penting untuk membentengi diri dari terbawa arus banjir informasi. Jangan sampai kita menjadi korban sekaligus pelaku penyebaran disinformasi dan hoaks. Simak selengkapnya podcast Cek Fakta "Risiko Disinformasi di Era Ekonomi Viral: Saatnya Atur Influencer?". Episode ini didukung oleh Internews.
Keberadaan influencer ibarat dua sisi mata uang, bisa berdampak negatif atau positif. Survei UNESCO menunjukkan, 62% influencer tak memverifikasi konten sebelum membagikannya. Ini berisiko fatal karena mereka dapat menyebarkan misinformasi, hoaks, bahkan propaganda. Di sisi lain, sejatinya, influencer juga bisa jadi agen untuk memerangi disinformasi. Simak podcast Cek Fakta "Viral Berujung Fatal: Bahaya Disinformasi Influencer". Episode ini didukung oleh Internews.
Inilah top three hoax of the week pilihan yang beredar mulai dari tanggal 31 Okt - 6 November 2025. Ini hasil periksa fakta pilihan dengan tingkat engagement tertinggi pada akun X/Twitter MAFINDO (@TurnBackHoax), bareng Aribowo Sasmito, Co-Founder dan Fact-Check Specialist Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo).
3. Video Bernarasi Mandi Setelah Makan Picu Asam Urat pada Anak
2. Video Purbaya Seolah Melakukan Percakapan dengan Sri Mulyani dengan Judul SRI vs PUR
1. Video Bernarasi Jokowi Bakal Diadili Imbas Kecerobohannya di Proyek Kereta Cepat
Inilah top three hoax of the week pilihan yang beredar mulai dari tanggal 24-30 Oktober 2025. Ini hasil periksa fakta pilihan dengan tingkat engagement tertinggi pada akun X/Twitter MAFINDO (@TurnBackHoax), bareng Aribowo Sasmito, Co-Founder dan Fact-Check Specialist Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo).
3. Video Bernarasi Prabowo Tidak Percaya Polisi, Serahkan Pemberantasan Judi Online ke TNI
2. Foto Bernarasi Indonesia Terancam Diskualifikasi IOC karena Menolak Visa Atlet Israel
1. Video Bernarasi Natuna Utara Jadi Jaminan Utang Kereta Cepat Whoosh
Inilah top three hoax of the week pilihan yang beredar mulai dari tanggal Periode 17 - 23 Oktober 2025. Ini hasil periksa fakta dengan tingkat engagement paling tinggi pada akun Twitter/X @TurnBackHoax bareng Aribowo Sasmito, Co-Founder dan Fact-Check Specialist Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo).
3. Video Bernarasi Jokowi Terpilih Jadi Sekjen PBB 2026
2. Video Presiden Prabowo Seolah Promosikan Program Motor Murah
1. Video Bernarasi DPR RI Larang Menkeu Purbaya Ikut Campur Masalah BUMN
Inilah top three hoax of the week pilihan yang beredar mulai dari tanggal Periode 10 - 16 Oktober 2025. Ini hasil periksa fakta dengan tingkat engagement paling tinggi pada akun Twitter/X @TurnBackHoax bareng Aribowo Sasmito, Co-Founder dan Fact-Check Specialist Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo).
3. Pesan Berantai Bernarasi Sakit Difteri karena Kencing Tikus di Jajanan dengan Cabe Bubuk
2. Screenshot Bernarasi Jokowi Setuju RUU Perampasan Aset, Asalkan Tidak Menyasar Mantan Presiden
1. Video yang Diklaim Kejadian Warga Menjarah SPBU Pertamina
From the publisher's feed