
Sign up to save your podcasts
Or


Cel ngobrol-ngobrol santai barengan salah satu sobat Cel nih. Ngomongin #panggilan nih ! Panggilan apasiiihh?? Panggilan sayang? Sama siapa? atau untuk siapa? Atau apaaann sebenarnya??? Agak telat sih upload ini, tapi semoga obrolan ini bisa memberikan masukan dan sedikit pencerahan buat kamu yang lagi galau dengan "panggilan" yhaaa! Enjoy!💕
Episode kali ini, kita ngobrol santai bersama sobat Celin yang bercerita tentang bagaimana dia belajar dari sebuah peristiwa dan mengambil hikmah dari peristiwa itu.
Kupingin sampain akhir yah.
Ingin ceritamu didengarkan dan menjadi inspirasi juga untuk sesama?
Kirim email ke: celoteh(dot)celin(at)gmail(dot)com yah!
Kamu suka bertanya-tanya gak kenapa Tuhan membuat kita jatuh cinta pada orang yang bukan jodohnya kita? Sebenernya apa mau Tuhan? Penasaran gak sih kenapa seolah-olah Tuhan membiarkan kita bersama orang yang salah? Apa iya Tuhan membiarkan begitu saja? Selamat ngupingin sampai selesai.
Punya kisah cinta atau kisah sehari-hari yang dapat menginspirasi, kirim ceritamu ke email kami ya.... Email: celoteh(dot)celin(at)gmail(dot)com Follow sosial media kami lainnya: IG: https://www.instagram.com/celotehcelin/ FB: https://www.facebook.com/celotehcelin/
Episode kali ini merupakan jejak digital. Kembali ke zaman soundcloud, yang sempat viral. Curahan hati berbentuk suara dari Celin ini,diproduksi tahun 2016 dan ternyata sampai saat ini masih ada yang play. Kalian ada yang pernah merasakan hal yang sama? Jika punya kisah cinta menarik dan ingin berbagi cerita apapun, kalian bisa langsung hubungi ke email: celoteh(dot)celin(at)gmail(dot)com atau IG: @celotehcelin ya!
Selamat mendengarkan!
Episode kali ini Celin mau ajak kalian untuk ngobrol santai tentang mengorek luka lama. Sakit sih, tapi demen. HAHAHA. Apa kamu punya "habit" yang sama juga? Kalau kamu punya cerita pengalamanmu yang menarik tentang sakit hati, jatuh cinta, atau cinta yang tak terbalas, yah apapun, boleh dikirim ke email celoteh(dot)celin(at)gmail(dot)com yah. Selamat mendengarkan!
Hai kamu. Ini untukmu yang sedang Patah Hati, tak mengapa suatu saat nanti pasti ada pengganti karena kamu pantas bahagia.
From the publisher's feed