Startup Burst bikin ribuan karyawan di-PHK, dan gimana menyikapinya kalo kamu jadi karyawan startup
Kondisi startup saat ini tidak terlalu baik. Banyak sekali startup yang mem-phk karyawannya. Terhitung ada 8 startup yang melakukan PHK terhadap karyawannya, antara lain: Zenius, LinkAja, Fabelio, TaniHub, Uang Teman, Jd.ID, dan yang terbaru adalah MPL yang bukan hanya melakukan PHK, tetapi juga menutup bisnisnya di Indonesia.
Fenomena ini banyak juga yang menyebut sebagai startup burst, yaitu bubble burst yang menimpa banyak perusahaan startup. Bubble burst itu sendiri umumnya diakibatkan oleh pertumbuhannya yang terlalu cepat, hingga nilai pasarnya jauh melebihi fundamentalnya.
Cepatnya pertumbuhan startup ini dikarenakan banyak investor yang berani menanamkan modalnya ke perusahaan. Dan memang, berinvestasi di perusahaan startup memiliki resiko yang sangat besar. Tetapi jika berhasil, keuntungan yang diperoleh pun sangat besar.
Fenomena startup burst ini juga diakibatkan dari para investor yang mulai selektif dalam memilih startup yang akan dibiayai. Selain itu, para investor pun mulai menuntut para startup untuk mulai fokus pada profitabilitas. Karena salah satu strategi yang biasanya digunakan oleh startup adalah strategi bakar uang.
Sebagian besar startup, memulai strategi bisnisnya bukan untuk langsung fokus pada mendapatkan keuntungan, tetapi mendapatkan sebesar-besarnya pelanggan. Sehingga ciri khas sebuah startup biasanya memulai dengan membanjiri promo.
Sekarang ini, startup mulai berfokus untuk mencari keuntungan. Selain untuk menambah modal, juga untuk menjawab tuntutan dari para investor. Dan salah satu strateginya adalah dengan melakukan pengurangan karyawan. Karena selama ini, gaji bagi karyawan perusahaan start up tergolong cukup tinggi.
Website: www.uangadem.com
#startupburst #phk #karyawan #startup #startupburst