
Sign up to save your podcasts
Or


Orang yang cenderung menjadi "people pleaser" adalah individu yang cenderung sangat fokus pada keinginan dan kebahagiaan orang lain, sering kali lebih dari diri mereka sendiri. Mereka berusaha keras untuk memenuhi harapan dan keinginan orang lain dengan mengorbankan kebutuhan, nilai-nilai, dan keinginan mereka sendiri. Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum dari seorang people pleaser:
Kesulitan Mengatakan "Tidak": People pleaser sering merasa sulit untuk mengatakan "tidak" ketika diminta melakukan sesuatu oleh orang lain, bahkan jika itu berarti mereka harus menyepelekan kebutuhan atau batasan mereka sendiri.
Penerimaan Konflik: Mereka cenderung menghindari konflik dengan cara apapun dan akan berusaha keras untuk menjaga harmoni dalam hubungan, bahkan jika itu berarti mereka harus menahan perasaan atau kebutuhan mereka sendiri.
Kecemasan tentang Penilaian Orang Lain: People pleaser seringkali sangat peduli tentang apa yang orang lain pikirkan tentang mereka dan ingin dianggap baik oleh semua orang. Mereka khawatir tentang penilaian negatif dan merasa tidak nyaman jika orang lain tidak puas dengan mereka.
Kurangnya Batasan Pribadi: Mereka sering tidak memiliki batasan yang jelas dalam hubungan mereka dan dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh orang lain karena mereka bersedia melakukan apa saja untuk membuat orang lain bahagia.
Kehilangan Identitas Pribadi: People pleaser cenderung mengorbankan identitas, keinginan, dan impian mereka sendiri demi orang lain, dan ini bisa membuat mereka merasa kehilangan diri mereka sendiri dalam prosesnya.
Kecemasan yang Berlebihan: Mereka sering merasa cemas atau stres karena tekanan untuk memenuhi harapan orang lain, bahkan jika itu tidak sesuai dengan nilai atau keinginan mereka sendiri.
Kecenderungan Perasaan Bersalah: Mereka sering merasa bersalah jika mereka tidak dapat memenuhi harapan atau keinginan orang lain, bahkan jika itu di luar kendali mereka.
Mengabaikan Kebutuhan Sendiri: People pleaser seringkali mengabaikan kebutuhan fisik, emosional, atau mental mereka sendiri demi orang lain.
Ketidakmampuan untuk Menerima Pujian: Mereka mungkin merasa canggung atau tidak nyaman ketika diberi pujian karena mereka tidak terbiasa menjadi pusat perhatian atau menganggap diri mereka berharga.
Motivasi Eksternal: Mereka sering mencari persetujuan dan penghargaan dari orang lain sebagai sumber kebahagiaan mereka, daripada mencari kebahagiaan dalam diri mereka sendiri.
By Yunus Hendry, Aditya Nugraha, Cindy, Linda, RtiOrang yang cenderung menjadi "people pleaser" adalah individu yang cenderung sangat fokus pada keinginan dan kebahagiaan orang lain, sering kali lebih dari diri mereka sendiri. Mereka berusaha keras untuk memenuhi harapan dan keinginan orang lain dengan mengorbankan kebutuhan, nilai-nilai, dan keinginan mereka sendiri. Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum dari seorang people pleaser:
Kesulitan Mengatakan "Tidak": People pleaser sering merasa sulit untuk mengatakan "tidak" ketika diminta melakukan sesuatu oleh orang lain, bahkan jika itu berarti mereka harus menyepelekan kebutuhan atau batasan mereka sendiri.
Penerimaan Konflik: Mereka cenderung menghindari konflik dengan cara apapun dan akan berusaha keras untuk menjaga harmoni dalam hubungan, bahkan jika itu berarti mereka harus menahan perasaan atau kebutuhan mereka sendiri.
Kecemasan tentang Penilaian Orang Lain: People pleaser seringkali sangat peduli tentang apa yang orang lain pikirkan tentang mereka dan ingin dianggap baik oleh semua orang. Mereka khawatir tentang penilaian negatif dan merasa tidak nyaman jika orang lain tidak puas dengan mereka.
Kurangnya Batasan Pribadi: Mereka sering tidak memiliki batasan yang jelas dalam hubungan mereka dan dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh orang lain karena mereka bersedia melakukan apa saja untuk membuat orang lain bahagia.
Kehilangan Identitas Pribadi: People pleaser cenderung mengorbankan identitas, keinginan, dan impian mereka sendiri demi orang lain, dan ini bisa membuat mereka merasa kehilangan diri mereka sendiri dalam prosesnya.
Kecemasan yang Berlebihan: Mereka sering merasa cemas atau stres karena tekanan untuk memenuhi harapan orang lain, bahkan jika itu tidak sesuai dengan nilai atau keinginan mereka sendiri.
Kecenderungan Perasaan Bersalah: Mereka sering merasa bersalah jika mereka tidak dapat memenuhi harapan atau keinginan orang lain, bahkan jika itu di luar kendali mereka.
Mengabaikan Kebutuhan Sendiri: People pleaser seringkali mengabaikan kebutuhan fisik, emosional, atau mental mereka sendiri demi orang lain.
Ketidakmampuan untuk Menerima Pujian: Mereka mungkin merasa canggung atau tidak nyaman ketika diberi pujian karena mereka tidak terbiasa menjadi pusat perhatian atau menganggap diri mereka berharga.
Motivasi Eksternal: Mereka sering mencari persetujuan dan penghargaan dari orang lain sebagai sumber kebahagiaan mereka, daripada mencari kebahagiaan dalam diri mereka sendiri.