Truth Daily Enlightenment

Ciri Khusus


Listen Later

Dewasa ini pengertian “pelayan Tuhan” telah rancu. Dan kalau pengertian pelayan Tuhan tidak jelas, maka pengertian pelayanan pekerjaan Tuhan pun menjadi kacau. Dan kalau pengertian pelayanan salah, maka misi pelayanan gereja telah gagal. Yang ada di dalam benak banyak orang tentang pelayan Tuhan adalah mereka yang memakai dasi berjas, dikerumuni orang untuk didengar, berdiri memimpin kegiatan gereja dan dihormati orang banyak sebagai orang yang berkualitas khusus. Tetapi Yesus menunjukkan siapa dan bagaimana hamba itu dalam beberapa perikop ini (Luk. 22:24-27; Yoh. 13:12-17). Pelayan Tuhan adalah mereka yang merendahkan diri untuk mendatangkan berkat bagi sesamanya.  Ini berarti seseorang harus menjadi hamba bagi sesamanya demi kemuliaan Tuhan (1Kor. 9:19; Yoh. 13). Hanya kalau seseorang dapat menjadi hamba bagi sesamanya, ia dapat memberkati orang lain dan pantas disebut pelayan Tuhan. Berkat bagi orang lain artinya membuat orang mengenal Allah, disempurnakan sehingga layak masuk rumah Bapa sebagai anggota keluarga-Nya. Ini berarti seorang pelayan Tuhan tidak harus berdiri di mimbar dan berkhotbah. Melalui segala sarana, sesungguhnya Allah hendak menjadikan semua orang percaya sebagai saluran berkat-Nya.
Untuk memiliki pribadi yang dapat dipakai Allah, tidak mudah. Seseorang harus melalui proses pembentukan. Dalam Alkitab kita jumpai tokoh-tokoh yang diproses Tuhan sedemikian rupa dan kemudian hari mereka dipakai Tuhan secara luar biasa. Tokoh-tokoh itu antara lain: Musa, Yusuf, murid-murid Yesus dan tentu juga pelayan-pelayan Tuhan sekarang ini. Tidak ada jalan lain untuk dapat menjadi alat kepercayaan Tuhan selain menerima pembentukan-Nya terlebih dahulu. Dalam hal ini, gelar kesarjanaan Sekolah Tinggi Teologi atau ijazah sekolah Alkitab bukanlah modal utama dalam melayani pekerjaan Tuhan di lingkungan gereja.
Dalam Matius 11:28-30 terdapat petunjuk adanya pembentukan itu. Tuhan berkata dalam teks ini: Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku. Kuk di sini adalah “zugon” (Yunani), ini adalah lambang pendidikan dan perbudakan. Hewan yang hendak didayagunakan harus dijinakkan dulu. Setelah jinak barulah didayagunakan. Demikianlah seorang pelayan Tuhan haruslah seorang yang mengalami pendidikan dari Tuhan atau pendewasaan, kemudian barulah Tuhan memercayainya sebagai alat-Nya. Jangan kita berpikir bahwa sekolah Alkitab dengan kurikulum yang tersaji sudah cukup dapat menjadikan seseorang sebagai pelayan Tuhan yang benar.
Telah terbukti banyak murid sekolah Alkitab yang terbuang tidak berguna, sebaliknya banyak jemaat yang tidak pernah mengecap bangku sekolah Alkitab dipakai Tuhan menjadi hamba-Nya yang memberkati banyak orang. Yang terpenting adalah bagaimana seseorang memberi diri dibentuk oleh Allah. Dari bibir kita harus meluncur doa: “Bentuklah aku Tuhan”. Tetapi pada kenyataannya, tidak banyak orang Kristen yang sungguh-sungguh memberi diri dibentuk oleh Allah. Mereka tidak mempersiapkan diri untuk menerima pembentukan Allah, sebagai gantinya mereka sibuk dengan banyak hal. Padahal atas orang percaya Allah menyediakan menu-menu pendewasaan guna pembentukan kita. Untuk itu kita harus menyediakan diri untuk menerima pembentukan-Nya tersebut. Menu-menu tersebut antara lain: Firman Tuhan, pengajaran melalui hamba-pelayan Tuhan, waktu untuk digunakan sesuai dengan paket pelajaran yang Tuhan berikan (untuk berdoa dan membaca Alkitab), peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidup ini yang melaluinya kita disempurnakan (Rm. 8:28).
Dalam Alkitab kita menjumpai Yusuf, Musa dan banyak tokoh lain yang diproses Tuhan, setelah melalui semua itu barulah mereka dapat menjadi bejana Tuhan (Yer. 18:1-6). Kalau kita mau menjadi murid yang rajin, memanfaatkan waktu, memperhatikan setiap peristiwa yang terjadi dan kesediaan menyangkal diri, maka kita akan bertumbuh wajar, sehingga semakin seperti Yesus. Dengan cara inilah maka unsur-unsur “manusia lama atau kodrat dosa” dikikis oleh Tuhan dari dalam hidup kit...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings