PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang sering terjadi, seiring dengan melonjaknya aktivitas transaksi pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Tingginya mobilitas masyarakat serta intensitas penggunaan layanan digital, berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan perbankan.
Direktur Information Technology (IT) BRI, Saladin D. Effendi mengingatkan agar nasabah mewaspadai berbagai modus penipuan seperti penawaran hadiah palsu, promo fiktif, pembayaran pajak hingga tautan mencurigakan yang menyerupai situs resmi.
Masyarakat juga harus berhati-hati jika menggunakan jaringan publik atau koneksi WIFI di tempat umum. Langkah utama yang perlu dilakukan nasabah adalah menjaga kerahasiaan data perbankan.
BRI menegaskan tidak pernah meminta data sensitif seperti PIN, password, one time password (OTP), maupun kode verifikasi melalui telepon, pesan singkat, email, atau media sosial.
Nasabah juga diimbau untuk selalu bertransaksi melalui kanal resmi BRI, seperti aplikasi BRImo yang diunduh melalui platform resmi, serta menggunakan ATM, CRM, dan AgenBRILink yang terpercaya.