Renungan Harian Pria
Kamis, 18 Agustus 2022
✝️MELAYANI TANPA PAMRIH✝️
📒Lukas 9:48
Lukas 9:48
dan berkata kepada mereka: "Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar."
https://alkitab.app/v/221f79d9580e
Lalu Yesus mengatakan sebuah kebenaran kepada murid-murid-Nya yang sedang bertengkar untuk menjadi yang terbesar. Yaitu barangsiapa yang menyambut seorang anak kecil dalam nama-Nya, maka dialah yang terbesar di antara murid-murid-Nya. Kata “menyambut” itu mempunyai arti menerima dengan baik, merangkul dan melayani. Mengapa Yesus mengatakan bahwa orang yang menyambut seorang anak kecil, akan menjadi yang terbesar? Karena melayani seorang anak kecil, pasti tidak akan mendapatkan apa-apa, bahkan tidak mendapatkan ucapan terima kasih darinya. Itu artinya siapa yang mau menjadi terbesar, harus melayani tanpa pamrih.
Yesus memakai gambaran melayani seorang anak kecil kepada murid-murid-Nya untuk menjelaskan rahasia menjadi yang terbesar. Yaitu melayani dengan motivasi yang benar, yaitu melayani tanpa pamrih. Dalam renungan kemarin kita sudah belajar bahwa melayani dengan motivasi yang benar adalah melayani sebagai bentuk ucapan syukur dan pengabdian kita kepada Yesus. Hari ini kita juga belajar bahwa melayani dengan motivasi yang benar adalah melayani tanpa pamrih. Itu artinya melayani dengan tulus hati, tanpa “ada udang di balik bakwan”. Marilah kita melayani Tuhan dan pekerjaan-Nya dengan motivasi yang benar, yaitu tanpa pamrih. Tuhan itu adil dan benar. Ketika kita melayani dengan sikap hati tanpa pamrih, maka Tuhan akan membalas dengan berkat berkelimpahan.
REFLEKSI DIRI:
Apa yang firman Tuhan katakan kepada Anda?
Bagaimana kehidupan Anda dengan firman Tuhan itu?
Catat komitmen Anda terhadap firman Tuhan itu.
Doakan komitmen Anda itu.
PENGAKUAN IMAN:
Dengan pertolongan Tuhan saya melayani Tuhan dan pekerjaan-Nya dengan sikap yang benar, yaitu tanpa pamrih.