
Sign up to save your podcasts
Or


Shoum Ramadhan bukan hanya berpuasan menahan lapar dan dahaga. Lisan juga perlu dipuasakan. Puasa dalam menjaga agar yang keluar dari lisan adalah hal-hal baik, kalimat-kalimat mendidik karekter anak.
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya pada waktu itu. “Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang penuh dengan berkah.” Dalam keadaan sempit, mewabahnya covid-19, tetaplah tersenyum. Karena anda akan berhadapan dengan bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan berkah. Dalam keadaan sempit mewabahnya covid-19, tetaplah sukacita. Karena kita berhadapan dengan Ramadhan, bulan yang penuh dengan kebaikan.
Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Salahsatu keberkahannya adalah Ramadhan dapat menjadi sarana membangun kebersamaan keluarga dan peduli sesama. Bagaimana merealisasikannya?
Bagi seorang muslim yang telah bersyahadat memiliki konsekwensi. Apa dan bagaimana konsekwensi yang harus dilakukannya? Insya Allah konsekwensi ini menyelamatkan sekaligus membahagiakan dirinya dunia-akhirat.
Bulan Ramadhan sengaja diberkahi dengan limpahan pahala. Siapa pun akan tergiur untuk meraih semua peluang emas tersebut, kecuali yang belum sadar. Namun, panggilan untuk menikmati Ramadhan dikhususkan kepada orang-orang beriman (QS. Al Baqarah: 183). Hanya orang-orang yang benar-benar beriman yang akan terpanggil untuk memasuki bulan suci ini dengan penuh kegembiraan seraya terus menghidupkannya dengan berpuasa, shalat, sedekah, dan lain-lain, untuk memungut pahala berlipat ganda siang dan malam.
“Barangsiapa yang Allah ingin mendapat manfaat, maka Allah akan fahamkan dia dalam (masalah) agama. Aku adalah Al-Qasim (yang dibagi) sedang Allah Azza wa Jalla adalah yang Maha Memberi. Umat ini akan senantiasa tegak di atas perintah Allah, tidak akan melepaskan mereka orang-orang yang menyelisihi mereka sampai datang putusan Allah. ” (HR. Al-Bukhari).
"Dan sesungguhnya Al Qur'an itu adalah kitab yang mulia. Yang tidak datang kepadanya (Al Qur'an) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji." ( Fush-shilat: 41-42)
Ramadhan adalah bulan yang diturunkannya Al-Quran. Al-Quran dan bangsa adalah puncak peradaban. Al-Quran mendunia dan menjadi kemulian Ramadhan.
Sebagaimana melaksanakan kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan adalah lil'alamin (untuk alam semesta) bagi manusia ummat Muhammad SAW yang beriman, yang baligh dan berakal. Tanpa peduli siapa dan dimana mereka. Semua berkewajiban. Ramadhan juga merambah dirasakan oleh seluruh alam semesta, bukan hanya manusia.
Dalam bulan-bulan pun yang kita lalui juga ada berbagai sebutan yang dilabelkan. Seperti bulan Ramadhan dengan berbagai sebutan. Di antaranya adalah Ramadhan bulan kebajikan. Manfaatkan bulan kebajikan ini dengan berbagai amal istimewa kita.
From the publisher's feed