Mengapa Kau buat aku mencari? Mengapa Kau buat aku menunggu? Mengapa tidak Kau perlihatkan saja dengan siapa aku akan hidup sembari menunggu mati. Kau pertemukan aku dengan dia, dan Kau juga yang titipkan rasa cinta dalam hatiku untuk dia. Lantas mengapa kini Kau beri dia pada orang lain?
Aku tidak akan memohon iba agar kita tetap bersama. Terimakasih ya, karna ulah mu itu, aku jadi sempat menikmati luka sedalam ini. Dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
Jangan meminta ku untuk melunakkan hati. Jangan lagi memintaku untuk tetap disini. Jangankan untuk kembali, mendengar mu menyebut namaku pun, aku tidak sudi.
Kau, laki-laki yang saat ini masih ku cintai. Selamat hari raya idul fitri. Semoga Tuhan memberikan semua kebahagiaan yang kau rajut dalam mimpi - mimpi.
Kau tidak perlu menjauh. Biar aku yang berjalan mundur. Cinta, mulai malam ini aku bertekad untuk menghpusmu (lagi) . Untuk bahagiamu setulus hati, aku pergi.
Tidak perlu ku katakan seberapa besar rasaku. Karna aku tau, mata mu tidak sebuta itu untuk tidak melihat cintaku.
2 min
About Dari.Amelia
From the publisher's feed
Podcast saya ini berisi tentang tulisan-tulisan puisi yang saya tulis sendiri. Tapi tidak serta merta apa yang ada dalam puisi saya adalah tentang semua perasaan saya. Mungkin saya akan membuat puisi…
tentang kisah-kisah orang terdekat, keluarga atau pengalaman-pengalaman dari kisah orang lain. So, selamat mendengarkan.