
Sign up to save your podcasts
Or


Wakil Ketua Dewan Pers 2025–2028, Totok Suryanto, menilai pers nasional tengah berada pada fase terberat sejak Indonesia merdeka. Dominasi platform global, krisis ekonomi media, gelombang PHK, hingga disrupsi kecerdasan buatan menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan pers. Disampaikan dalam wawancara Radio Elshinta edisi pagi, Senin (09/02/2026), bertepatan dengan Hari Pers Nasional 2026.
By Radio ElshintaWakil Ketua Dewan Pers 2025–2028, Totok Suryanto, menilai pers nasional tengah berada pada fase terberat sejak Indonesia merdeka. Dominasi platform global, krisis ekonomi media, gelombang PHK, hingga disrupsi kecerdasan buatan menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan pers. Disampaikan dalam wawancara Radio Elshinta edisi pagi, Senin (09/02/2026), bertepatan dengan Hari Pers Nasional 2026.

7,913 Listeners