FluentFiction - Indonesian

Dewi's New Beginning: A Heartfelt Farewell to the Orphanage


Listen Later

Fluent Fiction - Indonesian: Dewi's New Beginning: A Heartfelt Farewell to the Orphanage
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-03-05-08-38-20-id

Story Transcript:

Id: Langit Jakarta cerah di pagi hari saat suara tawa anak-anak melanglang buana di udara segar.
En: The sky of Jakarta was clear in the morning as the sound of children's laughter drifted through the fresh air.

Id: Di sebuah panti asuhan yang dikelilingi pohon-pohon rindang, Dewi berdiri di samping jendela, memandang ke luar.
En: At an orphanage surrounded by shady trees, Dewi stood by the window, looking out.

Id: Hari itu adalah hari terakhirnya di panti ini.
En: That day was her last day at the orphanage.

Id: Raka dan Sari, teman-temannya, sibuk bermain di halaman.
En: Raka and Sari, her friends, were busy playing in the yard.

Id: Sebentar lagi, Dewi akan meninggalkan tempat yang telah menjadi rumahnya selama bertahun-tahun.
En: Soon, Dewi would leave the place that had been her home for many years.

Id: Musim telah berganti dari hujan ke kemarau.
En: The season had shifted from rain to dry.

Id: Pohon-pohon di sekitar panti mulai terkena sinar matahari yang hangat.
En: The trees around the orphanage began to bask in the warm sunlight.

Id: Dewi merasa sedikit gugup.
En: Dewi felt a little nervous.

Id: Hari ini, ia akan dijemput oleh keluarga baru.
En: Today, she would be picked up by her new family.

Id: Dewi tahu, sekarang saatnya ia harus mengucapkan selamat tinggal.
En: Dewi knew it was now time to say goodbye.

Id: Tetapi meninggalkan teman-teman dan kenangan di panti ini bukan hal yang mudah.
En: But leaving her friends and memories in this orphanage was not easy.

Id: Dengan lembut, Dewi menuliskan surat untuk teman-temannya.
En: Gently, she wrote letters to her friends.

Id: Baginya, ini cara yang tepat untuk mengungkapkan rasa terima kasih dan harapannya.
En: For her, this was the right way to express her gratitude and hopes.

Id: Kepada Raka, Dewi menulis, "Terima kasih sudah selalu menjadi teman yang baik.
En: To Raka, Dewi wrote, "Thank you for always being a good friend.

Id: Aku berharap kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti.
En: I hope we can meet again someday."

Id: " Kepada Sari, ia menulis, "Kamu adalah saudara bagiku.
En: To Sari, she wrote, "You are like a sister to me.

Id: Jangan lupa untuk tersenyum setiap hari.
En: Don't forget to smile every day."

Id: "Ketika semuanya sudah siap, Dewi mengumpulkan teman-teman dan para pengasuh.
En: When everything was ready, Dewi gathered her friends and the caregivers.

Id: Suasana menjadi haru ketika Dewi berdiri di tengah-tengah lingkaran, membagikan suratnya.
En: The atmosphere became emotional as Dewi stood in the center of the circle, handing out her letters.

Id: Air mata mengalir di pipi beberapa anak, tetapi senyuman mengisi ruangan.
En: Tears ran down the cheeks of several children, but smiles filled the room.

Id: "Kalian adalah bagian dari hidupku," ucap Dewi dengan suara gemetar.
En: "You are all part of my life," said Dewi with a trembling voice.

Id: "Aku akan selalu mengingat kalian.
En: "I will always remember you."

Id: "Perpisahan itu berakhir dengan pelukan hangat.
En: The farewell ended with warm hugs.

Id: Dewi merasakan cinta dan dukungan dari semuanya.
En: Dewi felt the love and support from everyone.

Id: Meski hatinya berat, ia tahu bahwa di luar sana ada kesempatan baru menantinya.
En: Even though her heart was heavy, she knew that out there, new opportunities awaited her.

Id: Ketika akhirnya Dewi melangkah keluar panti untuk terakhir kalinya, ia memegang erat surat-surat dari teman-temannya.
En: When Dewi finally stepped out of the orphanage for the last time, she tightly held the letters from her friends.

Id: Jakarta kini terasa berbeda: lebih cerah, lebih penuh harapan.
En: Jakarta now felt different: brighter, more hopeful.

Id: Dengan semangat baru, Dewi melangkah menuju masa depannya yang tidak pasti, tetapi dipenuhi dengan keberanian dan keyakinan bahwa ia akan menemukan kebahagiaan dan keluarga yang mencintainya.
En: With a new spirit, Dewi stepped toward her uncertain future, but filled with courage and the belief that she would find happiness and a family that loves her.

Id: Dengan begitu, Dewi berangkat menjemput hidup barunya, membawa serta kenangan dan semangat dari panti yang telah menjadi rumahnya selama ini.
En: Thus, Dewi set off to embrace her new life, carrying with her the memories and spirit from the orphanage that had been her home all this time.

Id: Kini, ia siap menghadapi dunia yang lebih luas, dengan hati yang penuh harapan dan keyakinan.
En: Now, she was ready to face a wider world, with a heart full of hope and conviction.


Vocabulary Words:
  • orphanage: panti asuhan
  • laughter: tawa
  • shady: rindang
  • nervous: gugup
  • shifted: berpindah
  • farewell: perpisahan
  • emotional: haru
  • trembling: gemetar
  • conviction: keyakinan
  • opportunities: kesempatan
  • courage: keberanian
  • encircle: lingkaran
  • surrounded: dikelilingi
  • express: mengungkapkan
  • gratitude: terima kasih
  • hug: pelukan
  • gathered: mengumpulkan
  • step out: melangkah keluar
  • spirit: semangat
  • memories: kenangan
  • tightly: erat
  • filled: dipenuhi
  • bask: terkena
  • appreciate: menghargai
  • embrace: menjemput
  • unfamiliar: tidak pasti
  • encounter: menemukan
  • prospective: masa depan
  • beloved: dicintai
  • support: dukungan
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

FluentFiction - IndonesianBy FluentFiction.org