Truth Daily Enlightenment

Dua Saksi


Listen Later

Di dalam Kitab Wahyu, kita menemukan adanya dua saksi. Siapakah sebenarnya dua saksi tersebut? Ada beragam pandangan mengenai hal ini. Ada yang mengatakan bahwa saksi itu adalah Musa dan Yesus. Ada pula yang mengatakan bahwa saksi itu seseorang yang dipakai Tuhan di zaman sekarang ini, artinya menunjuk nama seorang pendeta atau hamba Tuhan yang dipakai Tuhan—yang menurut mereka—luar biasa. Dan lain sebagainya. Ini adalah pandangan yang salah. Adapun yang dimaksud oleh Kitab Wahyu tentang “dua saksi” itu sesungguhnya adalah bangsa Israel dan orang percaya, yang digambarkan sebagai nyanyian Musa—itu menunjuk bangsa Israel—dan nyanyian Anak Domba—itu menunjuk orang percaya. Jadi, “saksi” itu bukan Musa secara langsung atau Yesus, melainkan bangsa Israel dan orang percaya.
Bangsa Israel adalah bangsa yang dipilih oleh Allah. Menjadi umat pilihan, yang dari sejarah bangsa itu kita dapat menemukan jejak-jejak dari Allah yang benar, tindakan-tindakan-Nya, serta karakter Allah dalam memperlakukan umat pilihan-Nya secara darah daging atau keturunan Abraham secara keturunan harfiah. Dengan demikian, bangsa Israel dapat menjadi saksi untuk menunjukkan atau membuktikan siapa Allah yang benar itu. Sebab banyak ilah, allah, atau dewa yang diperkenalkan, ditawarkan, dan dipromosikan oleh banyak agama. Kalau seseorang mau mengenal siapa Allah yang benar, lihatlah sejarah bangsa Israel. Maka ia akan mengenal dan menemukan Allah yang benar. Itu saksi yang pertama.
Saksi yang kedua adalah orang percaya. Dalam Perjanjian Baru, dinyatakan bagaimana Allah yang benar itu. Pertama, dinyatakan dalam diri Putra-Nya, yaitu Tuhan Yesus. Tuhan Yesus menunjukkan karakter dari keagungan Allah yang benar. Dari kehidupan Yesus, kita dapat menemukan bagaimana seharusnya manusia—yang adalah gambar Allah—dapat menampilkan diri. Yesus adalah model atau sosok manusia yang benar-benar segambar dan serupa dengan Allah. Itulah sebabnya, Yesus disebut “Saksi yang setia,” untuk menunjukkan bagaimana Allah yang benar itu. Orang percaya, yaitu kita yang mengikut Yesus, harus juga menjadi saksi seperti Yesus. Saksi, artinya kita dapat menunjukkan atau membuktikan bukan saja siapa Allah yang benar, melainkan juga bagaimana Allah yang benar melalui kualitas perbuatan baik kita.
Yesus adalah Saksi yang setia. Maksudnya, sampai mati Ia setia kepada Allah Bapa. Ia tidak menyangkali Allah Bapa walaupun Ia mengalami penderitaan yang sangat hebat, bahkan ditinggalkan oleh Allah Bapa. Yesus tidak menjadi curiga kepada Allah, tetapi tetap memercayai-Nya. Dan di tengah-tengah keadaan dimana Ia merasa ditinggalkan, Ia tetap menyerahkan nyawa-Nya ke dalam tangan Bapa-Nya. Jadi, “Saksi yang setia” artinya sampai akhir atau sampai mati dapat tetap menunjukkan atau membuktikan bagaimana Allah yang benar. Orang percaya harus memiliki kehidupan seperti kehidupan yang dijalani oleh Yesus. Kita menjadi saksi, artinya kita mau membuktikan dan menunjukkan bukan saja siapa Allah yang benar, melainkan bagaimana Allah yang benar melalui perbuatan kita. Itulah sebabnya Firman Tuhan mengatakan, “mereka melihat perbuatanmu dan memuliakan Bapa di surga,” bukan melalui perdebatan-perdebatan yang berbuntut pada kebencian, perpecahan, pertikaian, permusuhan, dan hal-hal negatif lainnya.
Tetapi, melalui perbuatan, mulut manusia dikatupkan (ditutup), dan mereka bisa berkata kepada orang percaya yang hidupnya mulia dan agung seperti Yesus, “orang sebaik ini, tidak mungkin Tuhannya salah. Orang sebaik ini tidak mungkin agamanya keliru.” Jadi, kita bukan mau berdebat, bersitegang secara dogma, atau berbantah-bantahan secara teologis. Tetapi kita menunjukkan bagaimana kehidupan seorang anak Allah dari Allah yang benar. Kita membuktikan keagungan, kemuliaan Allah kita dengan dan melalui perbuatan. Jadi kalau kita mengatakan: “aku memuliakan Engkau ya, Allah,” itu bukan hanya dengan kata-kata, melainkan dengan tindakan, dengan perbuatan nyata.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings