Impresi - Taiwan

Dua Sisi - 2023-07-19


Listen Later

 

~ Darah muda Taiwan susah cari pekerjaan ? ( Part 1 )   

Pengangguran jangka panjang menjadi sebuah trend terbaru di Taiwan, tidak sedikit para orang tua wali yang mulai mengkhawatirkan perihal masa depan anak asuhnya, dengan biaya sekolah yang tentunya tidak sedikit. Namun tetap tidak mengubah sebuah kemungkinan bahwa pekerjaan akan semakin sulit untuk dicari, pada saat yang bersamaan tidak jarang kita dengarkan beberapa berita dan informasi terkait Taiwan sedang kekurangan SDM dari segala penjuru sektor industri, misal dari sektor Agrikultur, Manufaktur, Perikanan, DLL. 

Musim kelulusan Taiwan sudah semakin dekat, mayoritas jadwal kelulusan dari berbagai universitas akan dimulai pada awal bulan Juli, tentu beragam jawaban dari para darah muda yang siap untuk berkarir atau terus mengejar karir di jenjang pendidikan menjadi opsi terbanyak dari para insinyur baru. “ Kalau tidak sekolah lagi yah kerja ”. Lapangan pekerjaan baru bagi darah muda Taiwan mengundang banyak perhatian, dengan prosentase sebesar 12.1% untuk usia 15 ~ 24 tahun dianggap sebagai kelas menengah.

Apabila mengacu kepada data statistik tingkat pengangguran kaum muda dari Kementrian Tenaga Kerja Taiwan ( MOL ) tingkat pengangguran dari usia 20 ~ 24 tahun pada tahun 2011 sebesar 12.36%, membuat angka ini menjadi sorotan dari jajaran pemerintah dan mencari berbagai solusi terkait tingginya angka pengangguran bagi lulusan perguruan tinggi. 

Uniknya pada saat yang bersamaan, Taiwan juga dihadapkan kepada kurangnya SDM dari berbagai sektor. Terutama pada sektor manufaktur dan bidang jasa, bagaimana hal ini bisa terjadi? Banyak orang yang tidak memiliki pekerjaan, akan tetapi di satu sisi banyak perusahaan dalam fase mencari karyawan. Tidak heran apabila pemerintah memberdayakan begitu banyak tawaran dan program agar kondisi ini dapat terselesaikan dengan cepat, dengan tawaran gaji yang lebih menjanjikan tidak menjadi jaminan bahwa banyak orang akan menyodorkan surat lamaran kepada perusahaan tersebut. 

Apakah gaji di Taiwan tinggi? Besaran gaji sangat relatif, intinya adalah bagi siapa dan untuk siapa. Kenaikan gaji yang juga sudah programkan menjadi nilai jual utama, Ditambah dengan pengaruh inflasi dan berbagai parameter ekonomi lainnya dapat terlihat bahwa gaji pokok akan berangsur naik dari tahun ke tahun, Mari kita pilah berdasarkan data yang dilansir dari ContactTaiwan.tw yang menjabarkan bahwa laporan gaji pada tahun 2022 dari berbagai sektor. 

Terdapat kenaikan gaji utama pada profesi di sektor industri, naik sebanyak 4.75% terhitung dari tahun 2021 ke 2022 dengan gaji perbulan di angka 56.298 menjadi 58.972 NTD. 

Untuk sektor pertambangan naik sebanyak 4.50% dari 56.098 menjadi 58.625 NTD. 

Dalam sektor Manufaktur naik sebanyak 5.18%, dari 57.473 menjadi 60.451 NTD 

* hitungan NTD adalah per Bulan. 

 

Beberapa tahun terakhir ini, 30% kaum muda berada pada fase pengangguran jangka panjang ( 長期失業著), dengan kondisi tidak memiliki profesi apapun dalam kurun waktu lebih dari satu tahun. Para pengamat telah menganalisa berbagai sebab dan alasan dibalik dari fenomena ini, selain dari angka kelahiran yang menurun dari tahun ke tahun, ruang lingkup pekerjaan yang kurang ramah, atau darah muda yang tidak memiliki pengalaman pekerjaan rentan akan kesenjangan, DLL menjadi salah satu dari berbagai faktor dari fenomena ini. 

Dilansir dari TTV News, seorang pengangguran jangka panjang yang bernama Jin Jia Xing telah mencoba berbagai cara untuk mengirimkan surat lamaran ke berbagai perusahaan yang sesuai dengan kriteria dirinya. Meski dirinya tinggal di kota Taipei, notabene tawaran lapangan pekerjaan di ibukota tentu lebih banyak, membuat dirinya memiliki banyak kesempatan ketimbang orang yang tinggal di luar kota Taipei. 

Bayangkan untuk pendatang dari luar kota Taipei, 北漂 ( baca : Bei Piao ) adalah sebuah sebutan bagi pendatang yang datang dari luar kota Taipei untuk merantau dan mencari peruntungan di ibukota. Yang harus dibebani dengan berbagai biaya kehidupan, tentu tidak murah. Misal : tempat tinggal, ongkos dan transportasi, biaya listrik, air, internet, uang makan, kebutuhan pribadi, DLL. apabila dengan gaji UMR kota Taipei pada saat ini dengan nilai 26.400 NTD maka biaya untuk seorang perantau di kota Taipei bukanlah sebuah hal yang murah. 

 

Bersambung di pekan depan, pantau terus yows.. 

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Impresi - TaiwanBy Linda, Cindy, Ipung Chandra, Aditya Nugraha, Rti