
Sign up to save your podcasts
Or


Hampir tiga bulan telah berlalu sejak Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ditetapkan sebagai bagian dari hukum di Indonesia dalam upaya transformasi lanskap bisnis di negara ini. Dikatakan terdapat berbagai implikasi negatif. Berbagai isu, analisis, dan ruang diskusi, ketika berita ini sedang hangat-hangatnya, dilontarkan dan diselenggarakan oleh para aktivis, pakar, serta pelajar yang peduli akan keberlanjutan lingkungan dan iklim di masa depan berkaitan dengan undang-undang kontroversial ini. Pada akhirnya, muncul satu dari banyak sekali kesimpulan: "Omnibus Law" bersifat membahayakan untuk keberlangsungan aksi iklim. Apakah hal ini benar adanya?
Sekitar satu tahun yang lalu, tepatnya tanggal 20 September 2019, massa HMTL ITB bersama dengan berbagai komunitas aktivis lingkungan nasional menapaki jalan ibukota dalam usaha menyerukan bahaya dari perubahan iklim dan urgensi penindaklanjutan oleh pemerintah. Kegiatan ini sendiri merupakan bentuk dukungan dari gerakan Skolstrejk för klimatet yang disusun oleh Greta Thunberg dua tahun silam -- aksi mogok sekolah hari Jumat demi menuntut para pemimpin politik untuk bertindak dalam menghadapi perubahan iklim.
Pada kesempatan kali ini, kami mengundang K3M ITB 2020-2021, Nada Zharfania Zuhaira (TL' 16) sebagai inisiator partisipasi HMTL ITB dalam Global Climate Strike tahun 2019 di Jakarta. Dipandu oleh Annisa Gita Salsabila (TL' 17) sebagai moderator, Kak Nada sangat antusias menceritakan berbagai pertimbangan dalam keterlibatan HMTL ITB di Climate Strike 2019, perumusan mosi dan pernyataan sikap yang ingin dibawa, persiapan memimpin massa himpunan dan melakukan eksekusi di lapangan, hingga implikasi serta dampak dan harapan dari keterlibatan HMTL ITB pada aksi untuk iklim untuk saat ini dan di masa mendatang.
Selamat mendengarkan!
Acara kaderisasi terpusat paling besar di Institut Teknologi Bandung sudah di depan mata. Oleh karena itu, tim redaksi Enviro tidak tinggal diam dan mengundang dua sosok petinggi Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa ITB 2020, Ariq Haikal (GD'17) dan Miranda Prima (FT'17), selaku Kepala Bidang Acara dan Kepala Bidang Materi dan Metode untuk berbincang bersama mengenai seluk-beluk dan wujud OSKM yang akan segera datang, persiapan-persiapan mereka dan panitia lainnya untuk menyambut maba sejauh ini, pengalaman merancang dan mengeksekusi berbagai kegiatan diklat selama masa pandemi, dan kisah-kisah menarik lainnya.
From the publisher's feed