
Sign up to save your podcasts
Or


Tanpa transportasi publik, manusia-manusia tanpa kendaraan pribadi mungkin harus jalan kaki kemana-mana. Episode kali ini menceritakan perjalanan keseharian dengan angkot, ojek, becak, kereta, juga busway kami mulai dari bangku sekolah, kuliah, sampai kini di fase pekerja serta kisah-kisah absurd yang menyertainya. Mulai dari kejadian klise lupa bawa duit jadi harus minjem ke aa gorengan, bayar seratus ribu tapi dikasih kembalian seratus dua ribu, batuk-batuk karena tiap hari pp naik ojek 40km, sampai meet n greet dengan MC OSKM di angkot. Yang hadir di episode kali ini: Anung, Ririn, Sari, Icun, Silmi, Yasmin, dan Yaumi. Ucapan maaf dan terima kasih khusus kami sampaikan kepada para supir angkot yang sering menerima ongkos kurang dari para pelajar dan mahasiswa.
By Bagus dan TopTanpa transportasi publik, manusia-manusia tanpa kendaraan pribadi mungkin harus jalan kaki kemana-mana. Episode kali ini menceritakan perjalanan keseharian dengan angkot, ojek, becak, kereta, juga busway kami mulai dari bangku sekolah, kuliah, sampai kini di fase pekerja serta kisah-kisah absurd yang menyertainya. Mulai dari kejadian klise lupa bawa duit jadi harus minjem ke aa gorengan, bayar seratus ribu tapi dikasih kembalian seratus dua ribu, batuk-batuk karena tiap hari pp naik ojek 40km, sampai meet n greet dengan MC OSKM di angkot. Yang hadir di episode kali ini: Anung, Ririn, Sari, Icun, Silmi, Yasmin, dan Yaumi. Ucapan maaf dan terima kasih khusus kami sampaikan kepada para supir angkot yang sering menerima ongkos kurang dari para pelajar dan mahasiswa.