
Sign up to save your podcasts
Or


Istri pak wakil sekarang pasrah. Dia merasa hampa jika suaminya benar-benar rela kehilangan jabatannya. Tidak lagi menggunting pita ataupun menjadi ketua dharma wanita. Anak -anak tak lagi disodori nilai oleh guru-gurunya. Pak wakil kecewa dengan perkataan istrinya yang terhasut oleh Bapak Kepala. "Dia terang-terangan mengibarkan perang terbuka!" Geramnya.
By Seni TheatrisicIstri pak wakil sekarang pasrah. Dia merasa hampa jika suaminya benar-benar rela kehilangan jabatannya. Tidak lagi menggunting pita ataupun menjadi ketua dharma wanita. Anak -anak tak lagi disodori nilai oleh guru-gurunya. Pak wakil kecewa dengan perkataan istrinya yang terhasut oleh Bapak Kepala. "Dia terang-terangan mengibarkan perang terbuka!" Geramnya.