
Sign up to save your podcasts
Or


Jurnalisme dituntut berperan memupuk situasi tenang, alih-alih memicu kontroversi, ketika situasi sosial sedang tidak kondusif. Slogan “bad news is good news” tidak selayaknya diberlakukan dalam situasi krisis dan ketegangan sosial. Namun itu tidak mudah di era banjir informasi digital, ketika kecepatan tayang lebih diutamakan ketimbang akurasi informasi, skandal kontroversi lebih menarik audiens, dan click-bait menjadi norma. Bagaimana upaya memupuk sikap jurnalisme yg lebih sejuk? Bagaimana penerapan peace journalism, jurnalisme-sensitif-agama, dan jurnalisme keberagaman, dalam situasi konflik atau ketegangan sosial? Bagaimana jurnalisme mampu membangun dan menjembatani sikap saling pengertian?
By TIFA FOUNDATIONJurnalisme dituntut berperan memupuk situasi tenang, alih-alih memicu kontroversi, ketika situasi sosial sedang tidak kondusif. Slogan “bad news is good news” tidak selayaknya diberlakukan dalam situasi krisis dan ketegangan sosial. Namun itu tidak mudah di era banjir informasi digital, ketika kecepatan tayang lebih diutamakan ketimbang akurasi informasi, skandal kontroversi lebih menarik audiens, dan click-bait menjadi norma. Bagaimana upaya memupuk sikap jurnalisme yg lebih sejuk? Bagaimana penerapan peace journalism, jurnalisme-sensitif-agama, dan jurnalisme keberagaman, dalam situasi konflik atau ketegangan sosial? Bagaimana jurnalisme mampu membangun dan menjembatani sikap saling pengertian?