
Sign up to save your podcasts
Or


Setelah lebih dari tiga bulan dinyatakan sebagai pandemi global, COVID-19 belum menunjukkan tanda akan berakhir. Di Indonesia situasi masih mengkhawatirkan, pertambahan jumlah yg terinfeksi terus meningkat. Data selama bulan Juni menunjukkan rata-rata hampir 1000 orang terinfeksi. Namun respon pemerintah dan publik justru semakin longgar. "New Normal" menjadi slogan peredam kekhawatiran, dan situasi ekonomi tidak memungkinkan PSBB terus ketat diberlakukan. Apakah yang berlangsung saat ini merupakan implementasi pendekatan "herd Immunity", atau sekadar sikap kepasrahan pada situasi yang tak terelakkan? Bagaimana pula dengan upaya pengadaan vaksin atau obat, kabar Universitas Airlangga bekerjasama dengan BIN berhasil menemukan obat? Dan bagaimana dengan kesiapan situasi worst case scenario jika wabah tidak tertangani?
Narasumber: Prof. Dr. Herawati Sudoyo, Wakil Kepala Lembaga Eijkman, ahli biologi molekular
By TIFA FOUNDATIONSetelah lebih dari tiga bulan dinyatakan sebagai pandemi global, COVID-19 belum menunjukkan tanda akan berakhir. Di Indonesia situasi masih mengkhawatirkan, pertambahan jumlah yg terinfeksi terus meningkat. Data selama bulan Juni menunjukkan rata-rata hampir 1000 orang terinfeksi. Namun respon pemerintah dan publik justru semakin longgar. "New Normal" menjadi slogan peredam kekhawatiran, dan situasi ekonomi tidak memungkinkan PSBB terus ketat diberlakukan. Apakah yang berlangsung saat ini merupakan implementasi pendekatan "herd Immunity", atau sekadar sikap kepasrahan pada situasi yang tak terelakkan? Bagaimana pula dengan upaya pengadaan vaksin atau obat, kabar Universitas Airlangga bekerjasama dengan BIN berhasil menemukan obat? Dan bagaimana dengan kesiapan situasi worst case scenario jika wabah tidak tertangani?
Narasumber: Prof. Dr. Herawati Sudoyo, Wakil Kepala Lembaga Eijkman, ahli biologi molekular