
Sign up to save your podcasts
Or


Di era digital, konsep pertahanan negara mengalami perubahan paradigma. Upaya mempertahankan kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dari ancaman dan gangguan, tidak lagi bersifat fisik atau langsung. Serangan melalui dunia maya (cyber-attack), dengan teknologi informasi dan artificial intelligence jauh lebih penetratif dan efektif. Bagaimana konsep bela negara, pertahanan rakyat semesta atau nasionalisme direaktualisasi dalam era ketika teritorial fisik telah "hilang", ketika potensi serangan-maya jauh lebih nyata ketimbang agresi militer?
By TIFA FOUNDATIONDi era digital, konsep pertahanan negara mengalami perubahan paradigma. Upaya mempertahankan kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dari ancaman dan gangguan, tidak lagi bersifat fisik atau langsung. Serangan melalui dunia maya (cyber-attack), dengan teknologi informasi dan artificial intelligence jauh lebih penetratif dan efektif. Bagaimana konsep bela negara, pertahanan rakyat semesta atau nasionalisme direaktualisasi dalam era ketika teritorial fisik telah "hilang", ketika potensi serangan-maya jauh lebih nyata ketimbang agresi militer?