Fluent Fiction - Indonesian:
Finding Tradition: Bima's Galungan Market Quest Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-17-23-34-02-id
Story Transcript:
Id: Bima berdiri di tengah pasar yang ramai, memandang sekeliling dengan mata penuh harapan.
En: Bima stood in the middle of the bustling market, looking around with hopeful eyes.
Id: Ia ingin sekali membeli persembahan Galungan yang sempurna.
En: He really wanted to buy the perfect Galungan offering.
Id: Bau kemenyan dan melati memenuhi udara, sementara suara gamelan mengiringi percakapan para penjual dan pembeli.
En: The scent of incense and jasmine filled the air, while the sounds of gamelan accompanied the conversations of the sellers and buyers.
Id: Indira, adik perempuan Bima, penuh semangat.
En: Indira, Bima's younger sister, was full of excitement.
Id: Dia berlari ke sana kemari, matanya berbinar melihat kerajinan dan bunga warna-warni.
En: She ran back and forth, her eyes sparkling at the crafts and colorful flowers.
Id: Namun, kegiatannya membuat Bima sedikit kewalahan.
En: However, her activity made Bima a little overwhelmed.
Id: Ia harus fokus.
En: He needed to focus.
Id: "Indira, tetap dekat, ya!
En: "Indira, stay close, okay!"
Id: " seru Bima, mencoba mengawasi adiknya.
En: called Bima, trying to keep an eye on his sister.
Id: Mereka sudah mencari selama beberapa waktu, tapi harga di banyak kios lebih mahal dari yang diperhitungkan Bima.
En: They had been searching for some time, but the prices at many stalls were higher than Bima had anticipated.
Id: Kemudian, mereka bertemu Rizal.
En: Then, they met Rizal.
Id: Dia adalah penjual yang pandai menarik perhatian dengan kata-kata bijaknya.
En: He was a seller who was skilled at attracting attention with his wise words.
Id: Rizal mengulurkan tangan ramah, menawarkan bantuan.
En: Rizal extended a friendly hand, offering help.
Id: "Bima, mungkin butuh sedikit bimbingan?
En: "Bima, maybe you need a little guidance?
Id: Pasar ini memang bisa membingungkan," Rizal berkata sambil tersenyum.
En: This market can indeed be confusing," Rizal said with a smile.
Id: Bima ragu.
En: Bima hesitated.
Id: Dia ingin menyelesaikan ini sendiri, membuktikan pada keluarganya bahwa ia bisa menjaga tradisi.
En: He wanted to finish this on his own, to prove to his family that he could uphold tradition.
Id: Tapi, di satu sisi, bantuan kelihatannya tidak buruk.
En: But, on the other hand, help didn't seem so bad.
Id: Melihat Indira yang masih sibuk dengan bunga, Bima akhirnya setuju mendengarkan Rizal.
En: Seeing Indira still busy with flowers, Bima finally agreed to listen to Rizal.
Id: Rizal membawa mereka ke bagian pasar yang lebih tenang, jauh dari keramaian utama.
En: Rizal led them to a quieter part of the market, away from the main crowd.
Id: Di sana, tersembunyi sebuah kios dengan persembahan yang indah dan terjangkau.
En: There, hidden away, was a stall with beautiful and affordable offerings.
Id: Mata Bima berbinar.
En: Bima's eyes sparkled.
Id: "Ini dia!
En: "This is it!
Id: Tepat yang ku cari!
En: Exactly what I've been looking for!"
Id: " kata Bima dengan lega.
En: Bima said with relief.
Id: Sambil menunggu barang dibungkus, Rizal bercerita tentang pentingnya Galungan.
En: While waiting for the items to be wrapped, Rizal shared about the importance of Galungan.
Id: "Ini bukan sekedar persembahan, tapi juga penghormatan pada leluhur dan menjaga keseimbangan dharma," katanya lembut.
En: "It is not just an offering, but also a way to honor ancestors and maintain the balance of dharma," he said gently.
Id: Mendengarnya, Bima merasakan kebanggaan muncul dalam dirinya.
En: Upon hearing this, Bima felt a sense of pride arise within him.
Id: Ia mengerti lebih dalam arti dari tradisi yang keluarganya lestarikan.
En: He understood more deeply the meaning of the tradition his family preserved.
Id: Keduanya, Bima dan Indira, akhirnya pulang dengan barang yang dibutuhkan dan pengalaman berharga.
En: Both Bima and Indira finally returned home with the items they needed and a valuable experience.
Id: Saat matahari terbenam di balik Candi Tersembunyi, Bima merasa lebih percaya diri.
En: As the sun set behind the Hidden Temple, Bima felt more confident.
Id: Dia tahu betapa pentingnya peran komunitas dalam menjaga budaya.
En: He knew how important the role of the community was in preserving culture.
Id: Terima kasih untuk Rizal, ia bukan hanya pulang dengan persembahan, tapi juga pelajaran yang tak terlupakan.
En: Thanks to Rizal, he didn't just come home with offerings, but also with an unforgettable lesson.
Id: Galungan kali ini adalah awal yang baru bagi Bima.
En: This Galungan was a new beginning for Bima.
Id: Ia telah menunjukkan bahwa ia bisa, tidak hanya kepada keluarga, tapi juga pada dirinya sendiri.
En: He had shown that he could, not only to his family but also to himself.
Vocabulary Words:
- bustling: ramai
- hopeful: penuh harapan
- incense: kemenyan
- sparkling: berbinar
- overwhelmed: kewalahan
- anticipated: diperhitungkan
- skillful: pandai
- wise: bijak
- guidance: bimbingan
- hesitated: ragu
- uphold: menjaga
- tradition: tradisi
- affordable: terjangkau
- ancestors: leluhur
- balance: keseimbangan
- pride: kebanggaan
- community: komunitas
- preserve: melestarikan
- unforgettable: tak terlupakan
- experience: pengalaman
- conversation: percakapan
- crafts: kerajinan
- maintain: menjaga
- role: peran
- confidence: percaya diri
- scent: bau
- quieter: lebih tenang
- hidden: tersembunyi
- relief: lega
- honor: penghormatan