
Sign up to save your podcasts
Or


Properti disebut sebagai investasi yang tidak akan merugi karena anggapan tanah yang tidak bisa bertambah di sisi lain permintaan akibat dari pertambahan penduduk akan terus meningkat.
Namun properti memiliki siklus musiman, dimana properti punya masa naik , turun, kontraksi , dan pemulihan.
Apa yang membuat investor tertarik berinvestasi besar-besaran di perusahaan teknologi? Padahal konon katanya, perusahaan teknologi itu 'bakar uangnya' gila-gilaan.
Kenapa ya orang mau dan percaya untuk berinvestasi di mata uang digital?
Kalau dua pertanyaan seperti diatas pernah terlintas di pikiran kalian, dalam episode kali ini, kita akan mengulik dan berdiskusi bersama Vincentius Prasetio yang merupakan seorang equity investor, dan setelah selesai mendengarkan episode ini, kita akan melihat segala hal melalui kacamata seorang investor.
Pilihan Saham Buat Serok di 2021! Mana Aja Nih Yang Ciamik?
Apa sih Sovereign Wealth Fund? Apa manfaatnya buat ekonomi sebuah negara?
Pengertian sederhananya, SWF itu adalah badan pengelola dana investasi yang dimiliki oleh negara.
Sama seperti keuangan pribadi kita, kita butuh melakukan diversifikasi pendapatan yang akan digunakan untuk investasi. Begitu juga tujuan sebuah negara membentuk SWF ini.
Di Indonesia sendiri, pada 2007 sempat dibuat lembaga SWF namun diberhentikan pada 2015 karena kinerjanya tidak sesuai harapan.
Impian lama kini kembali mencuat, seiring dengan pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Pemerintah kembali membentuk SWF yang sedang diatur dengan penyertaan modal yang diharapkan mencapai Rp 75 triliun.
Pemerintah berharap SWF dapat menarik dana investasi hingga tiga kali lipat dari modal awalnya.
Pertanyaannya, kalau SWF sudah berjalan, apa dampaknya untuk para investor khususnya di pasar saham? Yuk kita dengarkan diskusi lengkapnya melalui episode stockpod kali ini.
Buat kalian yang baru berkecimpung di dunia Saham, mungkin pernah mendengar istilah 'Window Dressing' tapi belum mengerti apa artinya.
Well, window dressing adalah sebuah fenomena dimana harga saham di bursa cenderung naik di bulan Desember.
Momen akhir tahun biasanya dimanfaatkan oleh Fund Manager dan emiten emiten untuk meningkatkan kinerja dan mempercantik laporan keuangan mereka, yang secara psikologis mempengaruhi Investor.
Lalu bagaimana seharusnya kita menyikapi 'Window Dressing' ?
Windows dressing cenderung membuat IHSG naik, tapi bukan berarti terjadi kenaikan pada semua saham yang ada di bursa.
Maka dari itu sebagai investor, kita tidak bisa sembarangan berspekulasi dan mengharapkan keuntungan dari momen ini.
Di episode stockpod pertama di bulan Desember ini, bersama Vincentius dan Calvin, kita akan berdiskusi soal window dressing, dan pastinya ada banyak insight-insight yang bisa bermanfaat buat membantu kita dalam memaksimalkan portfolio di bulan Desember ini. Enjoy!
Tony Hsieh adalah mantan CEO dan pendiri perusahaan sepatu online Zappos yang baru saja meninggal dunia pada hari Jumat 27 November 2020.
Tony adalah sosok yang visioner dan luar biasa dalam membangun perusahaan Zappos dengan customer servicenya yang viral dan mendunia.
Di dalam episode podcast kali ini, Kalin & Rindang akan mengulas buku Delivering Happiness karya Tony Hsieh, yang menceritakan bagaimana dia bisa membawa Zappos sejak awal, hingga di akuisisi oleh Amazon pada 2009 dengan nilai US$ 1,2 Miliar dan menjadi salah satu perusahaan terhebat di dunia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan telah terjadi demo mengenai kebijakan tarif cukai rokok belakangan ini. Memang pemerintah belum memutuskan mengenai kebijakan tarif cukai rokok untuk tahun 2021.
Ada banyak hal yang membuat galau pemerintah ini, yaitu prevalensi merokok pada anak-anak dan wanita, kesehatan, tenaga kerja, petani, rokok ilegal, dan terakhir mengenai penerimaan negara.
Lalu kalau cukai rokok naik, kira-kira gimana nasib saham-saham industri rokok yang ada di Indonesia?
Yuk kita dengerin langsung aja diskusinya bersama Vincentius Prasetio dalam episode stockpod kali ini.
Baru-baru ini drama korea Start-Up di Netflix lagi hangat menjadi perbincangan. Drama ini menceritakan pasang surut kehidupan generasi muda, dan membawa kita melihat kehidupan perusahaan rintisan atau yang disebut StartUp.
Di Indonesia sendiri, bekerja diperusahaan Startup juga menjadi tren dan impian para anak muda. Hal yang menjadi motivasi mereka pun bermacam-macam. Mulai dari jam kerja fleksibel, budaya kerja yang casual, hingga kantor yang penuh dengan fasilitas yang menyenangkan.
Di episode podcash kali ini, kita mengundang Theo, salah satu karyawan Google Indonesia, untuk ngobrol-ngobrol tentang pengalamannya bekerja di Giant Tech Startup.
Apa iya realita seindah di drama korea? Yuk langsung aja kita dengerin di episode kali ini.
Tinggal menghitung hari, Amerika Serikat akan menggelar pemilihan presiden untuk masa jabatan 2021-2024.
Lebih baik siapa yang menang? Trump atau Joe Biden?
Walaupun tidak berdampak langsung, tapi kemenangan Donald Trump ataupun Joe Biden tentu memberikan dampak yang berbeda buat tren investasi di Indonesia. Salah satunya terkait laju investasi atau penanaman modal asing (PMA) dari negara Paman Sam itu.
Lewat episode stockpod kali ini, Vincentius Prasetio dan Calvin Agustinus akan berbincang tentang topik yang satu ini. Enjoy!
Pasar Saham memang bisa dikatakan sebagai keajaiban dunia ke-8.
Bagaimana tidak, walupun ditengah pandemi dan resesi seperti hari ini, banyak orang tetap meraup pundi pundi cuan dari pasar saham.
Beberapa emiten yang menjadi perbincangan hot belakang, salah satunya adalah emiten perbankan berkode BRIS. Dalam 6 bulan terakhir saham BRIS sudah meroket 591%!
BRIS melesat tajam karena sentimen yang datang dari merger tiga bank syariah BUMN , yaitu Bank BRI Syariah Tbk, Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Bank BNI Syariah (BNI).
Dari sektor pertambangan, panggung diberikan kepada saham ANTM seiring dengan rencana perseroan masuk ke proyek baterai untuk kendaraan listrik. Lantas, apakah momentum ini akan terus berlanjut? Bagaimana prospek saham-saham ini kedepannya?
Dalam episode Finfolk Stockpod yang pertama ini, Vincentius Prasetyo dan Calvin Agustinus akan mengupas 3 emiten dari sektor perbankan, pertambangan, dan industri Pulp & Paper. Enjoy!
From the publisher's feed