FluentFiction - Indonesian

From Fear to Festival Triumph: Lestari's Tech Odyssey


Listen Later

Fluent Fiction - Indonesian: From Fear to Festival Triumph: Lestari's Tech Odyssey
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2025-09-19-22-34-02-id

Story Transcript:

Id: Di tengah keramaian distrik teknologi Jakarta yang berbinar dengan lampu neon, Lestari berdiri diam di barisan panjang di depan warung makanan.
En: In the midst of the bustling distrik teknologi Jakarta lit up with neon lights, Lestari stood still in the long line in front of the food stall.

Id: Sorak sorai festival Inovasi Jakarta terdengar riuh, penuh energi yang mengalir bersama aroma sate bakar dan mie goreng dari penjaja makanan jalanan.
En: The cheers of the festival Inovasi Jakarta echoed loudly, full of energy that flowed along with the aroma of grilled sate and mie goreng from street food vendors.

Id: Lestari menghela napas panjang, menghirup udara hangat dengan rasa gugup.
En: Lestari took a deep breath, inhaling the warm air with a nervous feeling.

Id: Sebagai pengembang perangkat lunak muda, dia ingin sekali memperkenalkan aplikasinya di kompetisi presentasi teknologi festival itu.
En: As a young software developer, she was eager to introduce her app at the festival's tech presentation competition.

Id: "Permasalahan perubahan iklim," pikirnya, adalah misi penting dan aplikasinya bisa memberikan solusi.
En: "The problem of climate change," she thought, was an important mission, and her app could provide a solution.

Id: Namun, di balik kesuksesan aplikasinya, Lestari masih menghadapi rintangan besar—takut berbicara di depan umum.
En: However, behind her app’s success, Lestari still faced a major hurdle—fear of public speaking.

Id: Selain itu, tiba-tiba ia menyadari ada alat yang hilang, esensial untuk presentasinya.
En: Additionally, she suddenly realized there was a missing tool, essential for her presentation.

Id: Di saat seperti ini, dia perlu bantuan.
En: In such a moment, she needed help.

Id: Lestari tahu Budi, seorang rekan kerja yang selalu tampak tenang dan handal.
En: Lestari knew Budi, a colleague who always seemed calm and reliable.

Id: Budi seringkali membantu di kantor, dan Lestari diam-diam mengaguminya.
En: Budi often helped at the office, and Lestari secretly admired him.

Id: Tapi, bertanya pada Budi bukanlah hal yang mudah.
En: But, asking Budi was not easy.

Id: Ada rasa ragu yang terus menghantuinya.
En: There was a lingering doubt that haunted her.

Id: Di kejauhan, Rina, teman baik Lestari, melambaikan tangan sambil tersenyum.
En: In the distance, Rina, Lestari's good friend, waved and smiled.

Id: "Lestari, kenapa diam di sana?
En: "Lestari, why are you standing there?

Id: Ini festival, ayo nikmati!
En: It's a festival, come and enjoy!"

Id: " teriaknya.
En: she shouted.

Id: Lestari tersenyum kecil, lalu memutuskan untuk menghadapi ketakutannya.
En: Lestari gave a small smile, then decided to face her fear.

Id: Ia memberanikan diri mendekati Budi.
En: She mustered the courage to approach Budi.

Id: "Budi," kata Lestari dengan suara agak gemetar, "Bisakah kamu bantu aku?
En: "Budi," Lestari said with a slightly trembling voice, "Can you help me?

Id: Ada alat untuk presentasiku yang hilang.
En: There's a tool for my presentation that's missing."

Id: "Budi menatap Lestari dengan penuh perhatian, lalu tersenyum hangat.
En: Budi looked at Lestari attentively, then smiled warmly.

Id: "Tentu saja, Lestari.
En: "Of course, Lestari.

Id: Mari kita cari bersama.
En: Let's find it together."

Id: "Dengan bantuan Budi, dalam hitungan menit, alat itu ditemukan.
En: With Budi's help, within minutes, the tool was found.

Id: Rasa lega menyelimuti Lestari.
En: Relief washed over Lestari.

Id: Saat presentasi dimulai, ia berdiri di atas panggung.
En: When the presentation began, she stood on stage.

Id: Kerumunan menanti dengan penuh antusias.
En: The crowd awaited with eager anticipation.

Id: Budi dan Rina memberikan semangat dari kerumunan.
En: Budi and Rina cheered her on from the audience.

Id: Lestari mengambil napas dalam, mengingat dukungan Budi dan keberaniannya sendiri untuk meminta bantuan.
En: Lestari took a deep breath, remembering Budi's support and her own courage to ask for help.

Id: Ia mulai berbicara.
En: She began to speak.

Id: Kata demi kata meluncur dengan lancar.
En: Word by word flowed smoothly.

Id: Setiap informasi di aplikasinya mampu menarik perhatian juri dan penonton.
En: Every piece of information in her app managed to capture the judges' and the audience’s attention.

Id: Setelah presentasi selesai, sorakan dan tepuk tangan memenuhi udara.
En: After the presentation ended, cheers and applause filled the air.

Id: Lestari meraih perhatian para juri.
En: Lestari captured the judges' attention.

Id: Saat pengumuman tiba, aplikasinya mendapatkan penyebutan khusus.
En: When the announcement came, her app received a special mention.

Id: Bukan juara pertama, tapi pengakuan itu sangat berarti.
En: Not first place, but the recognition meant a lot.

Id: Lestari tersenyum, merasakan kepercayaan diri yang baru menyusup ke dalam dirinya.
En: Lestari smiled, feeling a newfound confidence seep into her.

Id: Bersama Budi dan Rina, mereka merayakan kemenangan itu.
En: Along with Budi and Rina, they celebrated the victory.

Id: Lestari sadar, ia tidak lagi harus meragukan kemampuannya.
En: Lestari realized she no longer had to doubt her abilities.

Id: Dengan keberanian yang baru ditemukan dan koneksi baru itu, ia siap menghadapi tantangan berikutnya.
En: With her newly found courage and the new connection, she was ready to face the next challenge.

Id: Di festival sore itu, di tengah keramaian dan kegembiraan, Lestari belajar bahwa terkadang kerja sama dan keberanian untuk meminta bantuan bisa membuka pintu ke peluang yang tak terduga.
En: At the festival that evening, amidst the crowd and excitement, Lestari learned that sometimes cooperation and the courage to ask for help can open doors to unexpected opportunities.


Vocabulary Words:
  • bustling: keramaian
  • district: distrik
  • lit up: berbinar
  • stalled: warung
  • vendors: penjaja
  • inhale: menghirup
  • nervous: gugup
  • software developer: pengembang perangkat lunak
  • competition: kompetisi
  • mission: misi
  • hurdle: rintangan
  • public speaking: berbicara di depan umum
  • essential: esensial
  • colleague: rekan kerja
  • reliable: handal
  • admire: mengagumi
  • linger: menghantui
  • muster: memberanikan
  • trembling: gemetar
  • attentively: penuh perhatian
  • anticipation: antusias
  • relief: lega
  • capture: menarik
  • applause: tepuk tangan
  • recognition: pengakuan
  • confidence: kepercayaan diri
  • cooperation: kerja sama
  • opportunities: peluang
  • unexpected: tak terduga
  • courage: keberanian
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

FluentFiction - IndonesianBy FluentFiction.org