FluentFiction - Indonesian

From Rain to Radiance: Rizky's Triumph at Borobudur


Listen Later

Fluent Fiction - Indonesian: From Rain to Radiance: Rizky's Triumph at Borobudur
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-16-08-38-19-id

Story Transcript:

Id: Hujan turun dengan deras ketika pagi itu Rizky berdiri di depan candi megah, Borobudur.
En: The rain poured heavily that morning as Rizky stood in front of the magnificent temple, Borobudur.

Id: Hawa lembap menyelimuti suasana.
En: A humid atmosphere enveloped the scene.

Id: Namun, semangat di hati Rizky membara.
En: However, the spirit in Rizky's heart was ablaze.

Id: Dia adalah duta muda dari Jakarta, hadir di International Youth Summit untuk menyampaikan esai tentang pelestarian warisan budaya.
En: He was a young ambassador from Jakarta, attending the International Youth Summit to deliver an essay about cultural heritage preservation.

Id: Mimpi Rizky sederhana namun besar: mendapatkan beasiswa ke universitas impiannya dan membuat keluarganya bangga.
En: Rizky's dreams were simple yet grand: to earn a scholarship to his dream university and make his family proud.

Id: Rizky melihat ke sekeliling, mengamati para pemuda dari berbagai negara yang berkumpul di sekitar candi.
En: Rizky looked around, observing the young people from various countries gathered around the temple.

Id: Di sampingnya berdiri Nia dan Arman, sahabat yang selalu mendukungnya.
En: Beside him stood Nia and Arman, friends who always supported him.

Id: Nia tersenyum, "Tenang, Rizky.
En: Nia smiled, "Don't worry, Rizky.

Id: Kamu pasti bisa.
En: You can do it."

Id: "Namun, ada ketakutan dalam diri Rizky.
En: However, there was fear within Rizky.

Id: Dia sering gugup berbicara di depan banyak orang.
En: He often became nervous speaking in front of many people.

Id: Sambil menunggu gilirannya, dia berlatih sekali lagi di hadapan Nia dan Arman.
En: While waiting for his turn, he practiced once more in front of Nia and Arman.

Id: Mereka memberi saran agar Rizky berpikir untuk menggunakan galerinya candi sebagai tempat cadangan jika hujan bertambah deras.
En: They suggested Rizky consider using the temple's gallery as an alternative location if the rain worsened.

Id: Waktu Rizky tiba.
En: Rizky's time arrived.

Id: Dia berdiri di tengah, di bawah langit mendung.
En: He stood in the center, under the cloudy sky.

Id: Kata-kata yang telah dipersiapkannya mengalir lancar, suara batu tua candi seolah mendukung setiap katanya.
En: The words he had prepared flowed smoothly, the sound of the temple's ancient stones seemed to support every word.

Id: Saat itu, hujan mulai turun lebih deras.
En: At that moment, the rain began to pour more heavily.

Id: Rizky tahu dia harus memutuskan, tetap di luar atau segera pindah ke galeri.
En: Rizky knew he had to decide, whether to stay outside or quickly move to the gallery.

Id: Dengan cepat pikiran jernih mengambil alih.
En: Quickly, clear thinking took over.

Id: Rizky mengangkat suaranya agar terdengar di tengah hujan lalu memberi isyarat kepada semua orang untuk bergerak ke galeri.
En: Rizky raised his voice to be heard amidst the rain and signaled everyone to move to the gallery.

Id: Semua mengikuti, sambil bertepuk tangan, memberi semangat.
En: All followed, applauding, encouraging him.

Id: Di dalam galeri, suara Rizky bergema di antara dinding batu.
En: Inside the gallery, Rizky's voice echoed between the stone walls.

Id: Dia berbicara dengan keyakinan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.
En: He spoke with a confidence he had never felt before.

Id: Presentasinya berakhir dengan tepuk tangan meriah.
En: His presentation ended with thunderous applause.

Id: Para juri menatap dengan kagum, dan Rizky yakin bahwa dia telah melakukan yang terbaik.
En: The judges looked on with admiration, and Rizky was sure he had done his best.

Id: Kesempatan untuk mendapatkan beasiswa kini sudah lebih dekat, seolah dalam genggaman.
En: The opportunity to receive a scholarship was now closer, as if within his grasp.

Id: Dengan hati lega dan bangga, Rizky menyadari satu hal penting.
En: With a relieved and proud heart, Rizky realized one important thing.

Id: Ia telah mengatasi ketakutannya berbicara di depan umum dan menemukan potensinya sebagai seorang pemimpin.
En: He had overcome his fear of speaking in public and discovered his potential as a leader.

Id: Hujan mungkin turun deras, tetapi dalam hati Rizky, matahari bersinar cerah.
En: The rain might have poured heavily, but in Rizky's heart, the sun shone brightly.

Id: Dia tersenyum, menatap ke arah Borobudur, candi yang menjadi saksi perjuangannya hari itu.
En: He smiled, gazing toward Borobudur, the temple that bore witness to his struggle that day.

Id: Hujan bukan lagi rintangan, melainkan bagian dari perjalanan indahnya.
En: The rain was no longer an obstacle, but rather a part of his beautiful journey.


Vocabulary Words:
  • poured: turun
  • magnificent: megah
  • enveloped: menyelimuti
  • humid: lembap
  • ambassador: duta
  • summit: summit
  • preservation: pelestarian
  • grasp: genggaman
  • admiration: kagum
  • confidence: keyakinan
  • potential: potensi
  • encouraging: memberi semangat
  • applause: tepuk tangan
  • witness: saksi
  • obstacle: rintangan
  • overcome: mengatasi
  • echoed: bergema
  • alternative: cadangan
  • thunderous: meriah
  • ancient: tua
  • scholarship: beasiswa
  • essay: esai
  • deliver: menyampaikan
  • nervous: gugup
  • consider: memikirkan
  • presentation: presentasi
  • relieved: lega
  • struggle: perjuangan
  • applauding: bertepuk tangan
  • gallery: galeri
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

FluentFiction - IndonesianBy FluentFiction.org