Seringkali kita hanya melihat kitab Amsal sebagai pedoman hidup atau kitab hikmat, untuk mengajari bagaimana kita dapat menjadi bijak, berhasil, serta memiliki moral kehidupan Kristen yang baik.
.
Itu tidak salah, namun Kitab Amsal sebenarnya hanyalah satu buku dalam kumpulan buku yang jauh lebih besar—yaitu: Alkitab—yang inti semua bagian dan narasinya menyajikan, sebuah cerita tunggal yang koheren.
Di mana, esensinya adalah bahwa umat manusia telah merusak ciptaan Allah yang Sempurna melalui dosa dan membutuhkan keselamatan serta penebusan! Keselamatan ini telah diselesaikan dan hanya dapat ditemukan di dalam Karya Penebusan Yesus Kristus.
.
Lantas, bagaimana melihat Kitab Amsal melalui kacamata Injil Penebusan Yesus Kristus? Apa yang menjadi perbedaannya? Bagaimana kita hidup dalam Hikmat Injil di masa pandemi yang bisa membuat kita bingung! Menghadapi perubahan sosial, budaya dan perkembangan tekonologi yang begitu cepat serta menghadapi musim hidup yang berubah-ubah, Apakah kita hanya terhanyut begitu saja dan berkompromi? Apakah kita hidup dengan Hikmat Dunia ataukah kita dituntun oleh keyakinan Hikmat Injil?