“Apabila engkau telah masuk ke negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, dan engkau telah mendudukinya dan diam di sana, maka haruslah engkau membawa hasil pertama dari bumi yang telah kaukumpulkan dari tanahmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, dan haruslah engkau menaruhnya dalam bakul, kemudian pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana.”
Allah memperingatkan umatNya untuk menghindari penyembahan berhala, tidak menghormati keluarga, mencuri, menyesatkan orang buta, ketidakadilan, percabulan, pembunuhan dan penyuapan. Ketaatan memang tidak dilakukan dalam sesekali saja, tetapi ketaatan harus menjadi gaya hidup. Namun, Dia memberkati setiap kita yang memutuskan untuk hidup dengan sepenuh hati untuk Dia dan membuat ketaatan kepadaNya sebagai gaya hidup. Kita perlu mengucap syukur karena kita mengalami berkat-berkat Tuhan lebih dulu dalam kehidupan ini dan suatu hari kami akan mengalami sepenuhnya dalam hadirat Allah yang terlihat.